Pengalaman pertama aku bersama tim dimulai di Pulau Untung Jawa. Aku datang lebih dulu pada tanggal 9 sore hari, sedangkan tim lainnya baru datang tanggal 10. Selama di sana, kami melakukan survei dan penelitian, mulai dari mengukur kedalaman, menghitung bulu babi, sampai wawancara dengan warga sekitar. Itu juga pertama kalinya aku melihat bulu babi secara langsung, jadi cukup menarik buat aku. Selama kurang lebih tiga hari, kami banyak menghabiskan waktu bersama. Habis survei atau wawancara, ujung-ujungnya sering pergi ke Pulau Sakura sampai aku sendiri lama-lama bosan karena apa-apa ke Sakura terus, haha. Setiap sore kami juga sering berenang di laut, masak bareng, jalan-jalan, dan nginep bersama. Justru momen-momen seperti itu yang bikin aku merasa lebih dekat dan nyaman dengan mereka. Bahkan saat pertama kali survei, aku sempat kena bulu babi, walaupun ada Abang Agil yang kondisinya lebih parah dari aku. Tapi lama-lama aku membaik dan tetap bisa menikmati kegiatan. Jujur, aku memang lebih suka kegiatan jalan-jalan, nginep, masak, dan menghabiskan waktu bersama seperti ini daripada cuma kumpul di sekre.



Kalau di Pulau Lancang, menurut aku suasananya lebih seru lagi dan aku pribadi lebih suka di sana. Di pulau ini banyak anak kecil yang cukup cerewet dan iseng. Aku sampai dikatain sok imut dan sok cantik, padahal aku merasa biasa aja, haha. Selain itu, kami juga bertemu dengan anak-anak KKN UI dan bahkan diundang ke acara penutupan KKN mereka. Di sana kami kenalan, kumpul, dan joget-joget bareng, jadi seru banget. Kami juga melakukan berbagai kegiatan bersama warga, salah satunya bersih-bersih di sekitar pantai Pulau Lancang. Dari semua pengalaman selama kegiatan, Pulau Lancang jadi salah satu tempat yang paling berkesan buat aku karena suasananya seru, banyak kegiatan, dan banyak orang baru yang kami temui.



