Arah gerak organisasi
Visi
- Menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.
- Meningkatkan keterampilan serta kemampuan kegiatan alam terbuka.
ASTACALA — Pecinta Alam Universitas Telkom
Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Telkom, tempat mahasiswa petualang, pecinta, dan penggiat alam bebas berkumpul sejak 17 Oktober 1992.
Bergabung32 Angkatan
Sejak 1992
9 Ekspedisi
Nasional & Internasional
25+ Misi
SAR & Tanggap Bencana
Tentang Kami

Berdiri sejak
17 Oktober 1992
ASTACALA adalah Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Telkom, suatu unit kegiatan mahasiswa tempat para mahasiswa petualang, pecinta dan penggiat alam bebas berkumpul. Di sini digalang suatu persatuan, dipupuk semangat kebersamaan, dibina mental dan fisik, ditajamkan naluri, nalar, rekreasi, serta kepedulian terhadap lingkungan.
ASTACALA berdiri pada tanggal 17 Oktober 1992 di kampus lama STT Telkom, Jalan Suci, Bandung. Pengambilan nomor anggota pertama dilakukan pada 2 Januari 1993 di Gunung Tangkuban Perahu oleh 10 orang cikal bakal angkatan Perintis, lalu dilengkapi menjadi 23 orang pada Desember 1993 di Situ Lembang.
Makna nama ASTACALA menegaskan kedudukan organisasi di Jawa Barat dan ikatan keanggotaan sampai akhir hayat.
8 divisi utama yang mencakup berbagai kegiatan alam terbuka

Gunung Hutan
Pendakian gunung dan penjelajahan hutan belantara

Olah Raga Arus Deras
Arung jeram dan pengarungan sungai

Search and Rescue
Pencarian, pertolongan, dan tanggap bencana

Rock Climbing
Panjat tebing alam dan dinding buatan

Penelusuran Gua
Penelusuran dan pemetaan gua

Paralayang
Olahraga udara dan penerbangan paralayang

Selam
Penyelaman dan eksplorasi bawah laut

Pengabdian Warga
Pengabdian lingkungan dan masyarakat
Landasan organisasi yang membentuk kepedulian lingkungan, keterampilan alam terbuka, dan ikatan keanggotaan.
Arah gerak organisasi
Kerja yang terus dirawat
Nilai dasar anggota
Sistem kaderisasi
Jejak Perjalanan
ASTACALA berdiri pada 17 Oktober 1992 di kampus lama STT Telkom, Jalan Suci, Bandung.
Nomor anggota pertama diambil pada 2 Januari 1993 di Gunung Tangkuban Perahu oleh 10 orang, lalu dilengkapi menjadi 23 orang di Situ Lembang.
Ekspedisi pendataan flora dan fauna di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.
Ekspedisi penelitian Harimau Jawa bersama PL KAPAI di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur.
ASTACALA menempati peran Pusat Informasi Nasional Mapala Se-Indonesia pada periode 1999-2001.
Terlibat dalam tanggap bencana Tsunami Aceh pada 2004-2005.
Ekspedisi panjat tebing ATEX 2013 - Facing Giant Rock di Batu Lawi, Serawak, Malaysia.
Ekspedisi ATEX 2018 ke Kilimanjaro, Tanzania dan Nam Pha Pa Yai, Saraburi, Thailand.
Ekspedisi pendakian ATEX 2024 - Reach The Roof of Europe di Elbrus, Rusia.
Terlibat dalam tanggap bencana banjir Sumatera pada 2025.
Jejak Petualangan
Beberapa kegiatan ekspedisi ASTACALA mencakup pendataan flora-fauna, penelitian Harimau Jawa, pemetaan gua, panjat tebing internasional, dan pendakian gunung lintas negara.
Elbrus — Rusia
Ekspedisi pendakian gunung di Elbrus, Rusia.
SelengkapnyaKilimanjaro — Tanzania
Ekspedisi pendakian gunung di Kilimanjaro, Tanzania.
Nam Pha Pa Yai, Saraburi — Thailand
Ekspedisi panjat tebing di Nam Pha Pa Yai, Saraburi, Thailand.
Batu Lawi, Serawak — Malaysia
Ekspedisi panjat tebing di Batu Lawi, Serawak, Malaysia.
TN Ujung Kulon — Banten
Ekspedisi penelitian Harimau Jawa bersama Pecinta Alam Indonesia.
SelengkapnyaNusa Kambangan — Jawa Tengah
Ekspedisi penelusuran dan pemetaan gua di Nusa Kambangan.
TN Meru Betiri — Jawa Timur
Ekspedisi penelitian Harimau Jawa bersama PL KAPAI.
Jawa Timur — Indonesia
Ekspedisi pendataan gunung serta flora dan fauna di Jawa Timur.
TN Ujung Kulon — Banten
Ekspedisi pendataan flora dan fauna di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.