Owa Jawa: Primata Pulau Jawa

Owa Jawa: Primata Pulau Jawa

Tahukah kalian tanggal 30 Januari ditetapkan sebagai hari primata nasional?

Primata adalah mamalia yang menjadi anggota ordo biologi primates. Di dalam ordo ini termasuk lemur, tarsius, monyet, kera, dan manusia. Kata ini berasal dari kata bahasa latin primates yang berarti “yang pertama, terbaik, mulia”. Colin Groves mencatat sekitar 350 spesies primata dalam Primate Taxonomy. Ilmu yang mempelajari primata dinamakan primatologi. Salah satu primata yang terdapat di Indonesia adalah owa atau gibbon.

Owa tidak memiliki ekor dan memiliki tulang belikat yang bisa berputar ke segalah arah. Bentuk tubuh yang kecil, ramping, memiliki wajah datar, sendi bahu dengan rotasi penuh, dada lebar dan lengan yang lebih panjang dari kaki. Ditambah owa  memiliki tangan dan kaki yang bisa menggenggam, otak yang besar serta tidak memiliki ekor.

Owa jawa merupakan pasangan yang setia, atau monogami. Rata-rata owa betina melahirkan sekali setiap tiga tahun, dengan masa mengandung selama tujuh bulan. Anak-anaknya disusui hingga usia 18 bulan dan terus bersama keluarganya sampai dewasa hingga umur sekitar delapan tahun. Owa muda akan memisahkan diri dan mencari pasangannya sendiri.
Sampai sekarang owa jawa termasuk dalam daftar hewan yang terancam punah. Hal itu tercermin dari  penyebaran populasi owa jawa yang tersisa antara 1.000-2.000 ekor saja.

 

referensi :

https: www.conservation.org

www.Amazine.co


Tulisan oleh Hendrike Alqarni (AM – 014 – Lentera Cakrawala)

Ilustrasi: www.Amazine.co