Maret di Kota Yogyakarta
Sehari sebelum pergi ke kota yang biasa disebut dengan Kota Pelajar, saya sangat sibuk untuk menyiapkan perlengkapan dan alat-alat untuk bisa berangkat ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Yah, walaupun sedikit pusing … Read More
Tulisan-tulisan mengenai kisah perjalanan.
Sehari sebelum pergi ke kota yang biasa disebut dengan Kota Pelajar, saya sangat sibuk untuk menyiapkan perlengkapan dan alat-alat untuk bisa berangkat ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Yah, walaupun sedikit pusing … Read More
Salah satu gunung yang ada di Bali adalah Gunung Catur. Merupakan gunung tertinggi keempat di Pulau Dewata. Tingginya 2.096 meter dari atas permukaan laut (mdpl). Namanya tidak begitu dikenal, bahkan … Read More
Jika melihat angkatan-angkatan sebelum kami, mereka melakukan pendidikan dasar (pendas) secara offline atau berkegiatan langsung di lapangan, tetapi lain halnya dengan angkatanku. Angkatanku, Jemari Bumantara, sangat istimewa karena adanya pandemi … Read More
Tak banyak yang tahu tentang sebuah gunung di Bali yang bernama Pohen. Karena memang kurang dikenal. Tak seperti Gunung Agung atau Gunung Batur yang banyak pendaki mengunjunginya. Gunung Pohen adalah … Read More
Kapal kami bukan phinisi. Tak memakai layar. Angin kencang biasanya bisa dimanfaatkan untuk mendorong layar. Tapi tidak untuk kapal kami. Tanpa layar, angin kencang bisa membahayakan. Bisa membuat terbalik dan tenggelam.
Saya berbaring menengadah menatap langit. Di geladak kapal bagian atas. Merasakan angin yang berhembus. Melihat bintang-bintang bertaburan. Berkerlap-kerlip. Berkilauan menjadi bagian semesta raya.
Pepohonannya beraneka ragam, lebat dan rapat. Berbagai jenis burung, monyet, rusa, babi, sampai kucing hutan masih menjadikannya sebagai rumah. Inilah Batukaru, gunung tertinggi kedua di Pulau Bali.
“Ayo kita bisa! Kita lalui bersama” kalimat ajakan untuk meneyemangati anggota kelompok, karena dalam orad kerja sama, kekompakan, dan fokus merupakan poin penting. Terimakasih saudaraku, kalian telah memberikan warna baru dalam hidupku.
Setelah memasang point di dua titik tersebut, pukul 12.00 WIB kami kembali ke titik kumpul lagi untuk makan siang bersama. Sekitar pukul 14.00 WIB kami mencari point yang sudah dipasang oleh kelompok lain. Kami kebagian mencari point kepunyaan kelompok 5 yaitu point 9 dan point 10.