Home Astacala Blog

Astacala Blog

Dari Tak Acuh Menjadi Terpengaruh

Belum genap  setahun umurku menjadi bagian dari Astacala dan kali pertama pula aku mengikuti acara “sakral” dua tahun sekali ini. Beruntung memang, aku yang...

Jangan Pernah

Jangan pernah, kau merasa menakhlukan gunung sementara kesombongan dirimu sendiri belum kau punggungi. Jangan pernah, kau merasa pengarung sungai, sementara di dalam darahmu mengalir keserakahan yang tak...

Rumahku, Astacala

Tak peduli sebanyak apa letihku tergenang Bila engkau disisiku, cerita ini kan tetap terkenang Meski berkali diri terjatuh tersungkur untuk bertemu Percayalah, langkah kaki ini akan selalu...

Tiga Tahun Lembah Hujan

Pagi ini tiga tahun silam, 26 orang berwajah kumal; pipinya tirus; bajunya lusuh; matanya sayu; sedang berbaris di padang rumput yang cukup luas, menikmati...

Mencari Inspirasi

Aku masih tak tahu harus menulis apa. Sudah tiga jam aku menunggu sesuatu untuk diceritakan, lewat tulisan tentunya. Menulis ternyata perkara mencari inspirasi. Entah di...

Api Sang Fajar

Rajut hujan pengantar langkah Kepala-kepala yang tertunduk sayup Tak ada pagi Tak ada mentari Jangan terlalu lama tertunduk Tuan Tantanglah angin yang menyerbumu Sambutlah pasukan kabut yang mengepungmu Karena merah telah...