Leuser (Bagian 10: Hutan dan Sabana)

“Ayo bangun! Bangun!” Seruan itu terdengar di luar. Saya terbangun, menggeliat di dalam kantong tidur yang hangat. Di samping saya, Dion dan Farid—dua rekan setenda— sudah tak tampak. Mereka tentu … Read More

Leuser (Bagian 08: Renungan Api Unggun)

Api unggun menyala terang benderang, menghangatkan tubuh kami setelah berbasah-basahan menyeberangi Sungai Alas. Usai menyantap makan malam, duduk melingkar di depan api adalah kenikmatan sederhana yang sulit digantikan. Berteman secangkir … Read More

Leuser (Bagian 04: Menuju Gayo Lues)

Akhirnya saya mendarat di Bandara Kuala Namu. Bersama beberapa rekan sependakian dari Kuala Lumpur. Waktu sudah menjelang tengah malam. D’Prima Hotel, tempat kami menginap, berlokasi tak jauh dari bandara. Untunglah … Read More