Amanah Yang Baik

Related Articles

Yah seperti itu lah kehidupan kalau tidak memberi amanah ya diberi amanah. Amanah yang saya dapatkan kali ini adalah menjadi seorang Kepala Sekolah Pendidikan Lanjut Peminatan angkatan Kelana Halimun. Sesuatu hal baru yang saya dapatkan dimana saya harus dipaksa dua kali lebih tau dari anggota yang lain, namun proses perjalanan yang dihadapi tidaklah mudah seperti membolak balikkan kedua telapak tangan.

Jumat, 5 Mei 2023

Pembentukan kepanitiaan peminatan angkatan Kelana Halimun, sebelum itu saya mendapat pesan dari ibu BADIK (Fio A-181-JB) untuk menjadi kepala sekolah kali ini. Lantas saya langsung meng-iyakan pesan itu karena  berfikir kalau bukan saya siapa lagi, peminatan kali ini membuka 6 divisi untuk dijadikan proses pendidikan lanjut mereka.

Banyak sekali hal baru yang saya dapatkan mulai dari pendapat yang harus ditampung dari semua anggota dan difilter mana pendapat yang memungkinkan untuk membawa kepanitiaan ini menjadi lebih baik.

Kendala dan Permasalahan

Yah seperti biasanya di setiap kegiatan selalu terdapat kendala dan permasalahan, kenapa? Karena inilah point utama kita untuk bisa menjadi lebih baik di kemudian hari. Tidak ada orang yang di setiap kegiatan dia meminta agar mendapat kendala dan permasalahan, pasti dia meminta agar kegiatan itu berjalan lancar tanpa kendala. Kita manusia biasa yang hanya bisa berdoa dan berusaha agar hal seperti itu tidak terjadi namun Tuhan begitu baik sehingga kita diberi permasalahan.

Rencana awal peminatan ini akan dilaksanakan di luar daerah Jawa Barat, Divisi Rafting di Sungai Serayu, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah; Divisi Caving di daerah Malang, Jawa Timur; Divisi Rock Climbing di daerah Kediri, Jawa timur; Divisi Konservasi di daerah Jombang, Jawa Timur; Divisi Diving di daerah Semarang, Jawa Timur dan Divisi Paragliding di daerah Subang Jawa Barat. Dari keenam divisi ini hanya Paragliding saja yang masih tetap di daerah Jawa Barat dikarenakan proses latihan dan Chanel tempat pengambilan lisensi di daerah subang.

Kendala tidak terjadinya kegiatan sesuai rencana adalah karena banyak dari peserta peminatan yang tidak bisa mengikuti kegiatan jika dilakukan saat liburan tiba dan juga karena biaya yang belum mencukupi minimal mengakibatkan pindahnya lokasi kegiatan menjadi di daerah Jawa Barat kembali. Terjadinya kendala ini pun tidak luput dari kesalahan Dewan Pengurus kala itu, saya pun menyadari adanya kesalahan itu.

Peminatan pun akhirnya mundur dengan dalih untuk menyiapkan dana dan kuantitas latihan, dengan adanya pemunduran hari operasional ini diharapkan para peserta menjadi lebih semangat untuk mempersiapkan semuanya. Tidak sesuai harapan, kebanyakan dari peserta kembali ke kampung halaman mereka dikarenakan hari libur telah tiba. Sebagai kepala sekolah tidak pernah terpikirkan jika waktu dimundurkan dapat berdampak memperburuk keadaan, karena putusan itu sudah dikeluarkan oleh BADIK mau tidak mau ya harus dijalankan.

Akhir dari semua

Operasional berjalan, yang pertama melakukan operasional adalah divisi Rafting di sungai Ciwulan, Tasikmalaya, lalu dilanjut divisi Rock Climbing di tebing Citatah 125, Padalarang, Kab. Bandung Barat, lalu disusul divisi Caving di gua bela, Tasikmalaya, terakhir divisi Konservasi di Gunung Guntur, Garut. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan kembali dengan selamat dengan membawa cerita dan pengalamannya masing-masing.

Dari kegiatan ini saya belajar bagaimana cara  problem solve saat kita dihadapkan dengan masalah, bukan berarti setelah kegiatan ini saya menjadi orang yang paling tahu mengenai cara penanganan ketika masalah itu datang. Namun membuat saya menjadi merasa kurang dalam hal problem solve.

Terimakasih untuk para saudara-saudara yang telah membantu untuk menjalani pendidikan lanjut kali ini, dan saya memohon maaf atas kesalah yang saya buat karena manusia pasti tidak luput dari kesalahan. Hehe

ASTACALA


Tulisan Oleh : Raisul | A-185-JB

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Menarik

Nusa Kambangan, Tempat Kami Menoreh Tinta Sejarah

Ketika mendengar kata Nusakambangan mungkin yang terlintas di benak kita adalah sebuah pulau di mana para penjahat kelas berat dihukum. Atau mungkin di pikiran...

Natal di Puncak Salak I

Gunung Salak, siapa yang tak kenal. Informasi gunung ini beberapa kali masuk di media baik cetak maupun elektronik dengan isi berita pendaki hilang di...

Bersepeda di Bali, dari Kintamani ke Klungkung (Bagian 4)

Jalan makin lama makin mengecil. Berlumpur dan dialiri air. Sepatu saya basah karena tercelup lumpur. Kotor kehitaman. Ada satu dua pohon tumbang. Kami lewat di bawahnya. Sepeda tak bisa dikayuh. Hanya bisa dituntun.