More than Ranking, UI Greenmetric Gives Many Valuable Lessons

Related Articles

“Greening Your Campus, Greening Your Life!”

Sebuah jargon tersirat dari acara National Student Leaders on Sustainability Meeting (NSLSM) 2021 yang berlokasi di Kampus UIN Raden Intan Lampung. Mungkin sudah sering sekali kita mendengar tentang kampus hijau, namun apakah kita sudah memaknai dengan baik apa arti hijau tersebut? Hijau bukan hanya berarti banyak pepohonan dan pernak-pernik penghijauan yang tersebar di wilayah kampus. Kampus hijau bermakna setiap insan yang ada didalamnya termasuk aku, kamu, dosen, pegawai, dan masyarakat sekitar lingkungan kampus yang saling bekerjasama untuk menjaga kelestarian alam ini.

Bukan hanya pemeringkatan tetapi juga menggerakan sivitas kampus untuk sadar akan setiap aktivitas yang berdampak dengan alam

Lebih dari 900 kampus di dunia ikut berpartisipasi dalam pemeringkatan UI Greenmetric. Sebuah pemeringkatan yang menggerakan seluruh kampus untuk saling menjaga lingkungannya agar bisa ternilai baik.

Pepatah lama mengatakan “Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai”. Begitu juga dengan alam, apa yang kita perbuat dalam keseharian kita maka akan berdampak juga kepada kondisi kelestarian alam. Khususnya di lingkungan kampus tempat kita melakukan berbagai macam kegiatan. Usaha-usaha untuk menjaga lingkungan bisa dimulai dari diri kita sendiri dengan tidak membuang sampah sembarangan dan membuang sampah sesuai jenisnya, tidak menggunakan plastik berlebihan dan menggantinya dengan tas belanja, serta tidak menggunakan kendaraan pribadi berbahan bakar fosil dan menggantinya dengan bersepeda atau berjalan kaki. Hal-hal ini mungkin tidak terlalu berat untuk diterapkan di lingkungan kampus kita, namun apakah mereka sudah menerapkannya? Mari kita mulai dari dalam diri kita sendiri.

Kelestarian alam ini butuh kebersamaan

Kebersamaan untuk menjaga lingkungan tidak hanya diakhiri dengan tindakan diri sendiri. Kita perlu bekerjasama dengan berbagai macam pihak untuk melestarikannya. Hal-hal yang kita dapatkan di lingkungan kita tentunya berbeda dengan lingkungan lain. Diperlukannya sebuah diskusi grup untuk memaparkan apa saja solusi dan implementasi yang dilakukan oleh setiap lingkungan kampus.

Dalam acara NSLSM 2021 kami diberikan waktu selama satu jam untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD). Kebetulan dalam mewakili kampus, saya mendapatkan tema Energi dan Perubahan Iklim. Saya memaparkan bagaimana cara kampus saya mengurangi emisi gas rumah kaca sehingga naiknya suhu bumi dalam perubahan iklim bisa berkurang. Banyak sekali pelajaran dari kampus lain yang saya dapatkan untuk diterapkan di kampus saya dalam skala kecil seperti menuliskan kata-kata motivasi di setiap sudut kampus, hingga skala besar seperti mengimplementasikan Zero Energy Building (ZEB).

Mencintai lingkungan dengan kebahagiaan

Tidak perlu terpaksa apalagi merasa sendirian untuk bertindak yang memang pro terhadap lingkungan. Bahkan alam ini sendiri pun tidak pernah menuntut kita untuk menjaganya. Dan memang seharusnya kitalah yang sadar bahwa kita hanya menumpang di bumi ini untuk menjadi tempat tinggal kita. Menjaga bumi bukanlah perintah yang bisa kita pilih antara mau atau tidak mau, menjaga bumi adalah kewajiban kita bersama sebagai penghuninya.

Alam ini sudah kaya akan keberagaman biotanya, di darat maupun lautan. Menjaganya bukan berarti kita memusuhi mereka yang tidak peduli dengannya. Mereka hanya belum tersadarkan akan seberapa pentingnya lingkungan ini. Menginsipirasi dan mengajak adalah sebuah solusi yang bisa menggerakan mereka untuk ikut mencintai lingkungan kita bersama. Salah satu cara untuk mencintai lingkungan ini adalah dengan menikmatinya. Menikmati bertumbuhnya pohon dari bibit hingga besar, menikmati keindahan warna-warni habitat bawah laut, menikmati kebersihan yang tercipta dari pemungutan sampah, dan lain sebagainya. Itulah semua kegiatan yang saya lakukan dalam acara NSLSM 2021 ini dengan menanam mangrove, snorkling, dan berlomba membersihkan lingkungan pesisir pantai.

Saya merasa sangat senang dan bangga telah menjadi bagian dari NSLSM 2021. Semoga kita bisa berjumpa di tahun-tahun selanjutnya dengan cerita baru dari setiap aksi yang kita lakukan di lingkungan kita masing-masing.

“Aku dan kamu mungkin berbeda dalam penalaran. Akan tetapi menjaga kelestarian alam tempat tinggal kita, adalah kewajiban kita bersama.” – Achmad Adam Azzuri


Tulisan oleh Achmad Adam Azzuri (A-166-GB)

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Menarik

Sekilas Cave Photography

Foto pertama dibuat pada tahun 1826 selama 8 jam. Louis Jacques Mande Daquerre merupakan bapak fotografi dunia (1837). Kamera obcura merupakan kamera pertama kali...

Kebakaran Hutan dan Asap, Salah Siapa?

Akhir-akhir ini sering terdengar kabar tentang kebakaran hutan dari berbagai daerah. Dampak yang sudah meluas kemana-mana membuat hal ini harusnya tak lagi dipandang sebelah...

Hari Air Sedunia

Hari air sedunia (World water day) adalah perayaan yang ditunjukan untuk mensyukuri salah satu anugerah Tuhan mengingat akan pentingnya air bersih. Munculnya peringatan Hari Air Sedunia ini dimulai dari Sidang Umum PBB ke-47 yang berlangsung pada tanggal 22 Desember 1992 di Rio De Janerio, Brazil. Peringatan ini dimulai pada tahun 1993 untuk memotivasi publik untuk memberikan dukungannya dalam konservasi air dengan mengurangi penggunaan keran air sepanjang hari.