Astacala Ikut KKN Tematik Citarum Harum Sektor 6

Acara disambut meriah oleh masyarakat sekitar. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Pangdam Siliwangi dan Rektor Telkom University. Kemudian penanaman 500 pohon, lomba perahu karet dan kayak, demo robot pengukur kadar air, dan ditutup dengan penyerahan koleksi Perpustakaan Lingkungan.

Astacala Ikut KKN Tematik Citarum Harum Sektor 6

Sungai Citarum merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat. Mempunyai peran yang penting untuk kehidupan makhluk hidup di sekitarnya, khususnya bagi masyarakat Jawa Barat. Memiliki nilai sejarah, ekonomi, dan sosial yang sangat penting. Sayangnya, sungai ini dicap menjadi salah satu sungai paling tercemar di dunia.

Karena itulah program nasional dari pemerintah pusat digulirkan. Namanya Citarum Harum. Program yang dilaksanakan melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman untuk merevitalisasi sungai terpanjang di Jawa Barat tersebut.

Pada hari Rabu, 13 November 2019 Astacala berpartisipasi dalam acara puncak Program Kulih Kerja Nyata (KKN) Tematik “Citarum Harum” yang diadakan Telkom University di Sektor 6 Citarum. Acara ini dihadiri perwakilan Pangdam Siliwangi, Rektor serta jajaran pimpinan Univeritas Telkom University, perwakilan Plastic Fischer dan mahasiswa Telkom University.

Acara disambut meriah oleh masyarakat sekitar. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Pangdam Siliwangi dan Rektor Telkom University. Kemudian penanaman 500 pohon, lomba perahu karet dan kayak, demo robot pengukur kadar air, dan ditutup dengan penyerahan koleksi Perpustakaan Lingkungan.

Rektor Telkom University, Adiwijaya, mengatakan KKN tematik Citarum Harum sudah dilaksanakan ketiga kali oleh kampus. Program tersebut bertujuan agar mahasiswa bisa bersosialisasi dengan masyarakat dan mengetahui permasalahan yang ada. “Kami ingin menciptakan Citarum sebagai tempat bermain. Bukan sebagai halaman belakang, tapi halaman depan.” ujarnya.

Komandan Sektor 6 Citarum Harum, Kolonel Arh Dodo Irmanto, mengatakan meski sudah berjalan berbagai program, pihaknya mengakui hasilnya belum maksimal. “Mungkin baru 80 persen. Tentunya kami akan berupaya terus, kerja sama dengan para stakeholder termasuk perguruan tinggi. Termasuk banyak rekan-rekan LSM asing juga yang membantu program Citarum Harum,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Astacala, Ahmad Fauzan, mengatakan kegiatan KKN Tematik Citarum ini, merupakan perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Tentunya kami sebagai mahasiswa merasa harus terjun dalam kegiatan ini, sebagai aktualisasi kita sebagai mahasiswa. Karena pembelajaran tidak hanya didalam ruang, Mari kita terjun langsung ke lapangan, ikut andil, serta merasakan keluh kesah masyarakat di bantaran Sungai Citarum. Simple action, start from the roots“, katanya.  Semoga mimpi kita bersama untuk Sungai Citarum dapat terealisasi sebagai salah satu sungai terbersih di Indonesia. []

Baca juga:   Open Recruitment : Pendidikan Dasar Astacala XXII

Oleh Tim Redaksi