ASTACALA TEL-U INTERNATIONAL EXPEDITION (ATEX) 2018 – Keberangkatan Atlet ATEX 2018 Kilimanjaro menuju Bandara Soekarno-Hatta

Pendakian menuju Gunung Kilimanjaro, Tanzania, Afrika ini membawa beberapa misi, diantaranya menyambut kemerdekaan dengan pembacaan teks proklamasi di lokasi tertinggi. Misi kebudayaan memainkan alat musik karinding khas Jawa Barat. Lalu ada riset mengenai tata kelola Taman Nasional Kilimanjaro sebagai perbandingan untuk taman nasional di Indonesia agar menjadi lebih baik untuk mendukung konservasi di Indonesia.

ASTACALA TEL-U INTERNATIONAL EXPEDITION (ATEX) 2018 – Keberangkatan Atlet ATEX 2018 Kilimanjaro menuju Bandara Soekarno-Hatta

Kamis siang, 9 Agustus 2018 Tiga Atlet ASTACALA Tel-U International Expedition (ATEX) 2018 Adhitia “Ableh” Rachman (AM – 019 – Gemuruh Langit) dan Mohammad Qoyyum (AM – 020 – Gemuruh Langit) didampingi Direktur Logistik Telkom University sekaligus Anggota Kehormatan ASTACALA, Jeffry Hasibuan (AK – 005) berangkat menuju Tanzania, Afrika via Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.   Pendakian ini merupakan awal untuk membuka puncak-puncak yang akan ditaklukkan oleh ASTACALA di kemudian hari. Mereka menyatakan siap untuk menuntaskan misi pendakian.

Pendakian ini membawa beberapa misi, diantaranya menyambut kemerdekaan dengan pembacaan teks proklamasi di lokasi tertinggi. Misi kebudayaan memainkan alat musik karinding khas Jawa Barat. Lalu ada riset mengenai tata kelola Taman Nasional Kilimanjaro sebagai perbandingan untuk taman nasional di Indonesia agar menjadi lebih baik untuk mendukung konservasi di Indonesia.

Pada seremonial pelepasan atlet Senin (6/8) lalu yang diadakan di Telkom University dihadiri beberapa jajaran rektorat dan sejumlah civitas akademik Tel-U, perwakilan sponsor, dan beberapa mahasiswa pencinta alam dari berbagai universitas di Bandung Raya. Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor 4 Telkom University Dr.Ir. Rina Pudji Astuti, M.T menyampaikan sangat mendukung secara spesifik karena memang kegiatan ini bukan hanya membawa nama pribadi, ASTACALA atau Telkom University saja, tetapi membawa Indonesia ke panggung internasional dengan mendaki puncak tertinggi Afrika. Upaya ini disambut baik karena beliau percaya mahasiswa Telkom University terutama ASTACALA bisa membawa nama harum bangsa.

“Semoga ekspedisi ini dapat berjalan dengan lancar dan pendaki dapat kembali membawa kebanggaan dan inspirasi untuk pemuda Indonesia.” ujar Yoga Sukma sebagai Ketua Pelaksana ATEX 2018 mengakhiri pelepasan atlet di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten siang tadi.

 


Tulisan Oleh Allaam Fauhad A (AM – 029 – Gemuruh Langit)

Foto Dokumentasi ASTACALA