Praktik Kecil Pendidikan Dasar Astacala XXIV


Bandung (4 Desember 2015) – Praktik Kecil merupakan salah satu rangkaian Pendidikan Dasar Astacala XXIV. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26-27 November 2015 di daerah perkebunan teh Rancawalini, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Praktik kecil diikuti oleh 23 siswa yang telah dibagi menjadi tujuh kelompok.

Tujuan diadakannya praktik kecil adalah sebagai simulasi yang menggambarkan praktik besar yang merupakan akhir dari rangkaian Pendidikan Dasar Astacala XXIV nantinya. Dalam praktik kecil ini, para siswa mempraktikkan semua materi yang telah disampaikan saat materi kelas yang terdiri dari Perencanaan dan Perlengkapan Perjalanan, Navigasi Darat, Pembuatan Camp dan Api.

Kegiatan ini dimulai pada tanggal 25 November 2015 sebagai pra-operasional dengan agenda pengumpulan perlengkapan dan logistik, kemudian dilanjutkan dengan packing bersama-sama.

Operasional praktik kecil dimulai pada pukul 09.15 WIB yang dipimpin oleh komandan operasional Atdriansyah Arismunandhar (A – 117 – MG) dengan mobilisasi siswa dan panitia dari kampus ke titik awal. Siswa diajari cara menentukan titik awal perjalanan dengan dibantu oleh panitia dan dilanjutkan dengan makan siang. Kegiatan hari pertama berakhir dengan pemberian materi camp kelompok dan pembuatan api.

Agenda kegiatan hari kedua dititikberatkan pada materi navigasi. Materi ini disampaikan dengan pencarian poin pada titik koordinat yang sudah ditentukan. Terdapat 21 poin yang sudah dipasang oleh panitia dan masing-masing kelompok mendapatkan tiga poin. Beberapa hukuman juga dijatuhkan oleh komandan sebagai konsekuensi atas kesalahan yang dilakukan, seperti push-up, koprol dan jalan jongkok.

Dalam dua hari, siswa dihadapkan dengan kondisi yang menuntut mereka untuk mandiri, disiplin, mempunyai jiwa solidaritas yang tinggi, serta bertanggung jawab. Sebelum agenda praktik kecil berakhir, Samuel Aditia (A – 120 – AF) selaku komandan latihan menekankan, “Saat ini, teman-teman yang berada di samping kalian adalah calon saudara terdekat kalian”.

Tulisan oleh Mohammad Nuruzzamanirridha (A – 119 – AF)
Video oleh Muhammad Umar (AM – 012 – CA)