Peduli Banjir Bandung Selatan

Related Articles

Peduli Banjir Bandung Selatan
Peduli Banjir Bandung Selatan

Senin, 22 Desember 2014, 8 orang anggota ASTACALA Telkom University (Dhiky, Fahmi, Om, Buyung, Jefry, Ryan, Ucup, dan Handung) bersama tim KSR Telkom University melakukan evakuasi banjir di daerah sekitar Pasar Dayeuhkolot hingga pertigaan Banjaran-Baleendah. Ketinggian air sore itu masih berkisar antara paha orang dewasa. Informasi selanjutnya masih menunggu personel yang masih turun ke lapangan.

Indonesia memang sedang menghadapi ujian, baru saja datang bencana longsor di Banjarnegara yang menyebabkan ratusan nyawa melayang, kini bencana lainnya kembali datang di daerah yang berbeda. Cuaca buruk di bulan ini menyebabkan titik titik aliran sungai meluap dan menenggelamkan banyak rumah warga, khususnya di daerah Bandung Selatan

kami ASTACALA bersama Mahasiswa Universitas Telkom yang bernaung di dalam Badan Tanggap Bencana (BTB) Telkom University mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk  ikut membantu para korban banjir khususnya Banjir di Dayeuhkolot.

Bantuan dapat berupa dana, sembako, dan pakaian pantas pakai. Sumbangan bantuan berupa sembako dan pakaian pantas pakai dapat dikumpulkan di sekretariat KSR yang bertempat di students centre Fakultas Teknik (FT).

Bantuan berupa dana dapat disumbangkan melalui transfer :

bank ke rekening BRI a.n. Nur Hasanah Arifin 1680-01-000039-53-3

*Setelah transfer diharapkan segera melakukan konfirmasi ke 081221-404-9090

Contact person (cp)

0857-471-48245 (Dhiky)

Berikut ini update dari personel yang melakukan evakuasi di daerah Dayeuhkolot.

Assessment
Assessment

Evakuasi Warga
Evakuasi Warga

  • Sabtu, 20 Desember telah dilakukan assessment banjir untuk daerah Radio. Yang mengikuti assessment ini diantaranya adalah Buyung dari ASTACALA bersama anggota KSR Tel-U. Namun hasil yang didapatkan kurang maksimal karena ketua RT setempat sedang tidak berada di tempat.
  • Senin, 22 Desember 2014:
    Daerah Andir sudah 80% dievakuasi
    Total posko yang ada 25, namun baru 10 yang di-assessment
  • Hari ini 23 Desember 2014 :
    Laporan hasil assesment kecamatan bojongsoang dan cangkuang…
    RW 9 (RT 01, 02, 03, 04) : lokasi pengungsian: madrasah, anak anak : 110 ; lansia : 20; total : 210 orang; 343 kk.
    cp : pak hendra 085221277347.
    rw 10 : lokasi pengungsian : jl raya bojongsoang.
    sudah aman dan terkendali, bikin DU sendiri.
     Data sementara : penyebab banjir : debit sungai tinggi, tanggul terkikis
    Rumah rusak skitar 100an , korban banjr skitr 500 kk dari 650 kk di desa cangkuag di skitar rumah 2meteranbtingginya,
    Smuanya ditampung di aula desa buat ngungsi dan blom ada bantuan apapun
  • Rabu, 24 Desember 2014:
    Tim BTB baru saja melakukan pengglngan dana door to door lagi utk mlam hari ke setiap lab. Dana yang didapat adalah Rp 535.200. Total dana yang didapat untuk saat ini adalah Rp. 2.941.700

 

Sumbangan dana yang telah terkumpul sampai hari ini adalah Rp 5,325.100 dan bantuan berupa pakaian sebanyak 10 kardus. Kami masih mengharapkan bantuan dana, pakaian dll untuk bisa disalurkan ke korban bencana banjir. Terima Kasih.

berikut hasil assesmen sampai hari ini :

data

 

Dapur Umum BTB Telkom University
Dapur Umum BTB Telkom University

foto dan data dari Badan Tanggap Bencana Telkom University

More on this topic

Comments

  1. Hi t?e?e! I realize this is sort of off-to?ic however I needed to ask.
    Does building a w??l-establis?ed blog ?uch aa? yojrs require
    ? large amount of wo?k? I amm complete?y new
    too writing a b?og but I do write in my journal everyday.
    ?’d like to start a blog soo I can share my ?wn experience and
    vi?ws online. Please let me know if you haave ?ny kind
    of ide?s or ti?s for new aspiring b?og owners. Thankyo?!

    Feel free to visit my blog post … consumer payday loans

Popular stories

Konversi Hutan Alam Ancam Habitat

{nl}        Konversi hutan alam menjadi perkebunan dan permukiman yang hampir tak terkendali mengancam habitat satwa dilindungi. Penghentian konversi hutan alam menjadi salah satu...

Navigasi dengan Google Maps Offline

Walaupun ponsel kita tak mendapatkan sinyal seluler atau internet, sinyal satelit akan tetap didapatkan. Karena hampir seluruh permukaan bumi tercakup areanya. Jadi kita bisa memanfaatkan teknologi GPS ini melalui ponsel yang kita miliki.

Buat yang Suka Bermain di Pantai, Watch Out!

Pemanasan global mengganggu ekosistem baik di darat maupun di laut, terutama masalah ubur-ubur. Meningkatnya suhu air laut di sekitar pantai sebesar 1,86 Fahrenheit menghasilkan...