Tanggap Bencana Gunung Kelud

Related Articles

Peduli Kelud

Gunung Kelud yang berada di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang mengalami erupsi pada tanggal 14 Februari 2014. Oleh karena itu Badan Tanggap Bencana KBM Fakultas Teknik Universitas Telkom (IT Telkom) yang dikoordinasi oleh Astacala berusaha menggalang dana dan melakukan bantuan langsung ke lokasi di daerah Gunung Kelud.

Untuk saat ini tim kami telah berangkat menuju lokasi bencana untuk proses survey. Proses survey sendiri dilakukan untuk mengetahui situasi dan kondisi nyata di lapangan.  Selanjutnya kami juga mempersiapkan tim selanjutnya untuk melakukan penyerahan bantuan yang tepat guna kepada korban bencana  Gunung Kelud.

Kami mungkin siap menyumbangkan tenaga dan waktu dalam proses distribusi bantuan tersebut. Tapi proses tersebut tak akan dapat berlanjut tanpa bantuan donasi saudara-saudara sekalian. Untuk itu kami selalu membuka diri untuk menerima donasi dari saudara-saudara sekalian.

Untuk donasi dapat dilakukan langsung ke box-box yang berada di Kampus Universitas Telkom atau dapat ditransfer ke :

Rekening Mandiri

10 1000 650 6677 an Rahmadian Ikhsanul Hkim

Kami juga melakukan update jumlah donasi dan dokumentasi melalui website ini.

 

Untuk donasi  pada tanggal 21 Februari 2014 10:00 kepada BTB berjumlah Rp 4.099.600,00

Untuk donasi pada tanggal 21 Februari 2014 20:00 kepada BTB berjumlah Rp 4.788.600,00

 

Hari Rabu, 19 Februari 2014

  • Dhiky, anggota Astacala berangkat ke Kediri

Hari Kamis, 20 Februari 2014

  • Kecamatan Puncu & Kepung masih jadi yang paling parah
  • Awalnya Dhiky telah berangkat  ke Kepung, tapi berubah jadi ke Puncu
  • Di desa terakhir Kecamatan Puncu (Laharpang) belum ada posko logistik

Hari Jumat, 21 Februari 2014

  • Rendy anggota Astacala siap untuk berangkat besok tanggal 22 Februari 2014
  • Posko di Puncu telah ramai dengan tentara relawan
  • Dhiky di SDN 1 Kepung bergabung dengan posko anak satu bumi
  • Bedasarkan hasil pengamatan di genteng-genteng rumah di Puncu & Kepung telah  rubuh
  • Bantuan genteng juga sudah tiba di lokasi bencana
  • Dapur-dapur umum telah mencukupi di kec. Puncu
  • Status siaga, jarak aman > radius 5 km

 

More on this topic

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular stories

Bersepeda di Bali, dari Kintamani ke Klungkung (Bagian 3)

  Ini adalah sambungan catatan perjalanan saya sebelumnya. Bersepeda bersama Anatoli Marbun "Bolenk", dari Kintamani ke Klungkung. Kami sudah menempuh dua etape : Suter ke...

Catatan Perjalanan Diklat Speleo Acintyacunyata Speleological Club 2006 [1]*

     Sedari pagi itu, aku sudah bersiap dengan perlengkapan dan peralatan yang sekiranya aku butuhkan untuk mengikuti Diklat 11 ASC yang dilakukan sekali 2...

Mengarungi Perairan Komodo (Bagian 2)

Kapal kami bukan phinisi. Tak memakai layar. Angin kencang biasanya bisa dimanfaatkan untuk mendorong layar.  Tapi tidak untuk kapal kami. Tanpa layar, angin kencang bisa membahayakan. Bisa membuat terbalik dan tenggelam.