BTB IT Telkom untuk Mentawai dan Merapi (Dari Waktu ke Waktu)

Related Articles

[Update until 11 November 2010 02:30 am] Bencana bersamaan melanda negeri ini. Gempa disusul tsunami di Kepulauan Mentawai Sumatera Barat dan Gunung Merapi yang meletus di Yogyakarta (Jogja) dan Jawa Tengah. Berikut adalah sedikit gambaran kegiatan Badan Tanggap Bencana Institut Teknologi Telkom (BTB IT Telkom) yang terdiri dari berbagai komunitas dan individu civitas akademika IT Telkom yang ikut berbagi meringankan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana.

Ilustrasi Bencana

25 Oktober 2010

  • Gempa 7,2 SR melanda Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat disusul tsunami.

26 Oktober 2010

  • Gunung Merapi (Jogja – Jawa Tengah) mulai meletus.

27 – 29 Oktober 2010

  • Tim Astacala yang tergabung dalam Badan Tanggap Bencana (BTB) IT Telkom mulai bersiaga dan berkordinasi di sela-sela kegiatan ujian tengah semester.
  • Penggalangan dana di Kampus IT Telkom oleh BTB IT Telkom.

30 Oktober 2010

Rapat kordinasi BTB IT Telkom, dengan hasil sebagai berikut.

  • BTB terbagi atas empat tim.
  1. Tim penggalangan dana dan administrasi. PJ = BEM IT Telkom.
  2. Tim koordinasi relawan. PJ = Astacala.
  3. Tim Publikasi. PJ = Masjur.
  4. Tim pendarat dan koordinator lapangan : Astacala dan KSR.
  • Tugas tim penggalangan dana dan administrasi.
  1. Kordinasi pengumpulan dana langsung (charity).
  2. Pembuatan proposal.
  3. Kordinasi antar ormawa.
  4. Pengurusan administrasi kampus.
  5. Pengurusan surat tugas resmi atas nama kampus.
  • Tugas tim kordinasi relawan.
  1. Pengumpulan data calon relawan.
  2. Pengadaan briefing berupa materi kelas.
  3. Koordinasi keberangkatan relawan di kampus.
  4. Medical check-up calon relawan.
  5. Persiapan logistik tim relawan.
  • Tugas tim publikasi.
  1. Mempublikasikan kegiatan BTB.
  2. Membuat publikasi khusus tanggap bencana.
  • Tugas tim pendarat dan kordinator lapangan.
  1. Mengkordinasi transportasi ke daerah bencana.
  2. Pencarian saver acces dan perijinan relawan.
  3. Pencarian induk / basecamp bagi relawan.
  4. Survey dan assesment lapangan.
  5. Kordinasi tugas relawan.

31 Oktober 2010

Mentawai
————-

  • Tim pendarat Baby (Astacala) dan Miftah (KSR) berangkat ke Jakarta untuk mengurus dan pendataan transportasi bagi tim relawan ke Mentawai.
  • Target 1 November malam masalah transportasi bisa diselesaikan.
  • Ada tiga rencana untuk base camp bagi relawan BTB yaitu :
  1. Yayasan Sekar Telkom (Telkom .
  2. PMI Cabang Kabupaten Mentawai.
  3. Kemunhgkinan-kemungkinan lain.
  • Hasil rapat koordinasi BTB IT Telkom, tim relawan berencana di Mentawai selama empat minggu, dengan dibagi menjadi empat tim untuk menjalaninya (kondisional dari segi transportasi, tenaga, dan dana yang ada). Setiap tim terdiri maksimal 10 orang dan minimal 5 orang. Setiap relawan minimal 1 minggu dan maksimal 2 minggu berada di lokasi bencana (Mentawai), kecuali kordinator dari tim operasional BTB yang berada di lokasi selama operasional.

1 November 2010

  • Pembentukan tim fungsional internal di kampus.
  1. Kordinator utama. Tugas : untuk memegang kendali operasi tanggap bencana di IT Telkom dan menjadi penghubung utama dengan tim operasional. Person : Bilhasry (Presma BEM).
  2. Sekretaris. Tugas : sebgai pusat administrasi operasi tanggap bencana di IT Telkom. Mnerbitkan surat tugas, membuat proposal, membuat dokumentasi kegiatan operasi. Person : Catur (Pengmas BEM).
  3. Humas dan publikasi. Tugas : update informasi ke sivitas akademik IT Telkom, mempublikasikan tindakan-tindakan operasional, berkoordinasi dengan instansi lain, menyebar proposal. Person : Ellya (Astacala), Tia (KSR).
  4. Bantuan akademik. Tugas : Mengurusi perijinan kuliah mahasiswa yang diberangkatkan ke Mentawai, mengurus asuransi. Person : Ihsan (KSR), Sondang (Astacala).
  5. Relief distribusi. Tugas : menyelenggarakan usaha-usaha penggalangan bantuan, mengatur sirkulasi bantuan. Person : Angga (BEM), Fadil (BEM).
  6. Logistik dan personalia. Tugas : Mengadakan pelatihan relawan, menyeleksi relawan, pemberangkatan relawan, membantu persiapan logistik relawan. Person : Kresna (Astacala), Prapti (KSR).

2 November 2010

Mentawai
————-

  • Setelah melengkapi peralatan yang diperlukan, diberangkatkan satu orang tim pendarat Astacala, yaitu Baby (PJ : 082114012450) ke Padang dengan menggunakan Pesawat Sriwijaya Air pada pukul 15:50.
  • Malam ini tim pendarat dijemput oleh Alfa (rekan di Padang yang dulu ikut membantu ketika Gempa PAdang 2009).
  • Pencarian informasi seputar Mentawai bersama Alfa pada seorang guide yang juga seorang NGO Flora dan Fauna Indonesia (Windi).

3 November 2010

Mentawai
————-

  • Didapatkan informasi Mentawai.
  1. Mentawai memiliki tiga pulau utama yaitu Pagai, Sipora, dan Siberut. Dari pulau tersebut terbagi atas pulau-pulau kecil.
  2. Keadaan alam merupakan dataran rendah dengan villa dan di sekitarnya terdapat pepohonan kelapa. Dataran tinggi tempat untuk evakuasi dari tsunami susulan akan dilaporkan kemudian.
  3. Kapal boat ataupun kapal acces ke Mentawai sangat sulit terutama melihat cuaca Padang yang ekstrim.
  4. Relawan banyak yang datang tanpa memiliki persiapan.
  5. Waktu tempuh Padang ke Mentawai dengan kapal boat adalah 6 jam, atau dengan kapal ferry 10 sampai 12 jam.
  6. Apabila terjadi badai tidak ada keberangkatan.
  7. Relawan wajib memakai harness dan pelampung.
  • Rencana selanjutnya.
  1. Ke Gubernur Sumatera Barat, BPBD, dan BNPB untuk registrasi sekaligus pencarian data.
  2. Pembelian logistik dan peralatan untuk survey.
  3. Peminjaman beberapa alat tambahan ke mapala setempat untuk alat alat keselamatan dan penunjang survei.
  4. Survey dan assesment transportasi ke Mentawai.
  5. Pencarian peta Kepulauan Mentawai.

5 November 2010

Merapi
————-

  • Informasi dari Jogja dan Jawa Tengah, terjadi letusan terbesar semenjak letusan pertama. Area rawan bencana ditambah 2 km. Pengungsi sebagian besar turun ke Kota Jogjadan Klaten. Diperlukan tambahan relawan.
  • Dua orang anggota Astacala sudah berada di lokasi bencana Merapi membantu evakuasi. Onyet di Cangkringan dan Pinan di daerah Klaten.
  • Bantuan untuk Merapi akan disalurkan ke Gelanggang UGM besok oleh tim dari BEM IT Telkom yang akan berangkat pada tanggal 6 November 2010 (PJ : Januar – 085648888115).

6 November 2010

Merapi
————-

  • Update informasi Merapi
  1. Posko daerah Magelang membutuhkn bantuan berupa perlengkapan dapur umum dan beberapa perlengkapan lain (selimut, pakaian dalam, tikar, pakaian, sendal, masker).
  2. Relawan masih dibutuhkan untuk pengerjaan dapur umum serta pendataan titik-titik pengungsian.
  3. Relawan Merapi disarankan membawa sepatu tahan panas.

7 November 2010

Mentawai
————-

  • Hari ini, Baby beserta tim yang di Padang membeli logistik yang akan di salurkan ke Mentawai.
  • Baby merapat ke PKPU.
  • Selasa 9 NOvember 2010, logistik akan disalurkan ke Mentawai.

Merapi
————-

  • Hari ini lima anggota Astacala (Engkong, Marmut, Cirit, Pari, dan Bejo) berangkat ke Klaten sebagai relawan dan tim assesment. Pukul 22:30 tim ini telah merapat di Base Camp SAR Klaten.
  • Pihak dari BEM telah sampai di Jogja pagi ini dan menuju gelanggang untuk penyaluran bantuan tahap pertama.
  • Hari Selasa 8 November 2010 direncanakan pemberangkatan relawan kembali untuk menyalurkan bantuan tahap kedua dengan menggunakan mobil IT Telkom (dalam tahap konfirmasi).

8 November 2010

Mentawai
————-

  • Akan dikirimkan tenaga bantuan yaitu Abi (KSR),untuk membantu penyaluran logistik ke Mentawai.

Merapi
————-

  • Lima orang anggota Astacala (Engkong, Marmut, Cirit, Pinan, Pari, dan Bejo) masih berada di Posko Klaten (PJ : Engkong – 081511755930).

9 November 2010

Mentawai
————-

  • Baby (Astacala) dan Abi (KSR) bergerak ke Mentawai dan bergabung dengan PKPU untuk penyaluran logistik.

Merapi
————-

  • Diberangkatkan Tim 2 sejumlah delapan orang. Enam dari Astacala dan dua dari mahasiswa IT Telkom untuk menjadi relawan ke Merapi, yaitu Muron (Sebagai kordinator, HP 087821391569), Razan, Tosio, Angger, Rendy, Oca, Rendy (mahasiswa), dan Abdul (mahasiswa).
  • Tim menuju ke UGM untuk berkordinasi dengan Budi (Arkeologi UGM) guna mendapatkan info daerah yang masih kekurangan relawan karena daerah Klaten (tempat Tim 1 sekarang) belum membutuhkan tambahan relawan.

10 November 2010

Merapi

————-

  • Tim 2 telah berada di gelanggang UGM.
  • Bejo dari tim 1 telah bergabung ke tim 2.
  • Razan bersama tim Budi (Arkeologi UGM) bertugas dalam penyaluran logistik.
  • Oca, Tosio, dan Rendi bergerak ke Magelang (Posko KKY) untuk mengecek kondisi dan kebutuhan di sana.
  • Sisa anggota masih standby di gelanggang UGM untuk menunggu komando selanjutnya.
  • Semua anggota tim 2 masih akan kembali ke gelanggang UGM.
  • Untuk tim 1 tugas telah selesai di Klaten. Rencana tim 1 selanjutnya siang ini akan mampir ke Jogja kemudian akan kembali ke Bandung.

11 November 2010

Merapi
————-

  • Satu anggota tim (Engkong) pulang ke Bandung malam ini dengan kereta.
  • Tim di lapangan berjumlah 14 orang yang terbagi ke dalam empat tim.
  • Gelanggang : Pari, Oca, Ibnu
  • FIB : Razan, Angger, Tosio (Astacala); Rendy (Mahasiswa)
  • Klaten : Cirit, Pinan (Astacala); Wawan (Mahasiswa)
  • Muntilan : Muron, Marmut, Rendy, (Astacala); Abdul (Mahasiswa), tim ini bergabung bersama relawan Sekber PPA DIY menuju Posko Sekber PPA DIY di daerah Gunungpring, Muntilan. Misi berkaitan dengan penanganan pengungsi. Masa operasional direncanakan sampai hari Senin, 15 November 2010.
  • Boyolali : Miftah,Femi, Iqbal, Fahmi, Boi, Adi (KSR).

14 November 2010

Mentawai
————-

  • Misi telah selesai, hari ini tim Mentawai akan kembali ke Padang jam 6 sore, mereka berencana kembali ke Bandung hari selasa besok (16 November 2010)
  • Info dari relawan : kondisi mentawai sekarang memasuki tahap recovery.

15 November 2010

Mentawai
————-

  • Kapal yang memberangkatkan tim Mentawai ditunda keberangkatannya ke Padang  menjadi hari ini (15 November 2010) jam 5 sore.

22 November 2010

  • Seluruh tim (Merapai maupun Mentawai) sudah kembali ke Bandung. Tahap selanjutnya adalah melakukan evaluasi kegiatan tanggap bencana ini.

Rekening donasi dan susunan BTB IT Telkom : Tanggap Bencana
Masukan untuk Astacala dan juga BTB IT Telkom : Forum Diskusi

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Menarik

Jangan Pernah

Jangan pernah, kau merasa menakhlukan gunung sementara kesombongan dirimu sendiri belum kau punggungi. Jangan pernah, kau merasa pengarung sungai, sementara di dalam darahmu mengalir keserakahan yang tak...

Astacala Mounteneering Course

Astacala Mounteneering Course merupakan kegiatan yang ditunjukan kepada civitas akademi Telkom University, kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Sabtu – Minggu, 5 – 6...

Perjalanan Olah Raga Arus Deras Angkatan Kabut Belantara

Salah satu proses bagi seorang anggota muda Astacala di dalam proses belajarnya adalah  melaksanakan perjalanan sebagai bentuk program yang dilaksanakan sebelum ia menjadi seorang...