Ciampea Cliff

Related Articles

{nl}

Liputan kali ini berlangsung di daerah perbukitan kapur Ciampea, tepatnya di Kabupaten Bogor. 15 Mei 2010 10.45 WIB, kami tiba di Bukit Kapur Ciampea, Bogor, Jawa Barat. Saat ini kondisi cuaca cerah cenderung terik, panas matahari sangat menyengat. Tebing pun memihaknya dengan memantulkan cahaya silaunya. Tampak kegiatan penambangan kapur di sisi tebing ini.

[more]

{nl}

     Liputan kali ini berlangsung di daerah perbukitan kapur Ciampea, tepatnya di Kabupaten Bogor.

     15 Mei 2010 10.45 WIB, kami tiba di Bukit Kapur Ciampea, Bogor, Jawa Barat. Saat ini kondisi cuaca cerah cenderung terik, panas matahari sangat menyengat. Tebing pun memihaknya dengan memantulkan cahaya silaunya. Tampak kegiatan penambangan kapur di sisi tebing ini.

     Pukul 11.30 WIB, kami bergerak ke sisi tebing lain mencari akses jalan yang digunakan truk-truk pengangkut kapur dari sisi tebing. Kami mendekati lapangan tempat latihan TNI AD. Di sisi lapangan ini terdapat jalan menuju tebing tapi cukup jauh.

     Dimulailah penyusuran jalan yang cukup menantang. Diawali dengan melewati kebun pepaya dengan kondisi jalan yang masih memungkinkan untuk dilewati. Sekitar 200 meter ke depan, jalan sudah mulai mengecil dan meliuk-liuk. Truk tidak mungkin melewati jalan ini, tetapi mobil kecil seukuran katana jelas masih bisa.

     Setelah berkendara sekitar 15 menit dan menemui truk-truk pengangkut. Kami pun turun dan mulai melihat-lihat kondisi tebing. Terlihat penampakan tebing yang lebar dengan tinggi bervariasi 20-30 meter. Karakteristik tebing menyerupai tebing di Citatah, batuan kapur dengan beberapa cacat tebing serta adanya rekahan-rekahan. Pada sisi yang dekat dengan tempat penambangan, batuan luar sudah tidak kokoh lagi sehingga ketika diraba dapat lepas tiba-tiba. Untuk pemanjatan di sisi ini sebaiknya dilakukan dengan top roping.

     Tetapi dari informasi Pak Mada, salah satu warga yang tinggal di dekat sisi tebing, saat ini sudah jarang kegiatan pemanjatan di sisi tebing ini karena aktifitas penambangan sudah semakin melebar ke sisi barat. Tetapi terdapat sisi tebing yang dijadikan latihan para TNI AD untuk turun tebing, di sisi ini kita masih dapat melakukan pemanjatan karena masih aman.

More on this topic

Comments

  1. catatan perjalanannya kok terasa datar-datar aje nih? <br /> <br />tapi, boleh juga gelantungan di tebing ini nih

  2. Foto-fotonya baru muncul. <br /> <br />Iya Yis, kisah perjalanannya kurang lengkap. Kurang lengkap dengan pemanjatannya. :tongue:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular stories

Team Tanggap Bencana IT Telkom dari Waktu ke Waktu

{nl} Sebuah Helikopter PNPB mengangkut sumbangan mahasiswa IT Telkom di Kab. Padang Pariaman, Sumatra Barat Selasa, 6 Oktober 2009 Team tanggap bencana IT Telkom sebanyak...

Diklan GH dan SAR AM MP

Pendidikan{nl}Lanjut Gunung Hutan dan SAR untuk Anggota Muda Angkatan Mentari Pagi{nl}(Diklan GH dan SAR AM MP) yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 19{nl}s/d 24 Juni...

SAR Gunung Salak

        Telah hilang mahasiswa STAN Bintaro : Munte Rambe 20 tahun. Diketahui{nl}hilang dua hari lalu (8 Mei 2006) saat hendak turun dari Kawah...