Menulis Ala J.K. Rowling

Related Articles

Jaonne Kathleen Rowling atau yang lebih dikenal dengan JK Rowling merupakan penulis Inggris yang sukses dengan seri buku Harry Potter. Saat awal kemunculan karyanya, JK Rowling langsung mendapat sorotan dunia kesusasteraan lantaran tiga seri pertama Harry Potter mengambil alih tiga tempat teratas buku best seller versi New York Times.

Tak hanya itu, seri ke-4 yang terbit setelahnya, menempatkan JK Rowling sebagai salah satu penulis paling kaya di dunia. Buku tersebut juga diklaim sebagai buku paling laris sepanjang sejarah perbukuan. Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah bagaimana cara JK Rowling menulis tulisan yang nikmat dibaca, yang membuat para pembacanya seolah masuk dalam cerita?

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tips menulis dari penulis paling kaya di dunia, JK Rowling.

Menulis di Mana Saja dan Kapan Saja

“Anda harus mendapatkan tulisan, menulis bisa dilakukan di mana pun saat waktu luang di sana-sini,” ungkapan tersebut merupakan quotes JK Rowling yang paling terkenal. Penulis sukses adalah mereka yang menghabiskan waktu sepanjang hari untuk menuliskan paragraf-paragraf indah. Meski demikian, mengatur waktu menulis bukan perkara gampang. Jadwal yang sudah ditentukan terkadang hanya menjadi pajangan di meja tempat Anda menulis.

Perencanaan dan Observasi

Saat ingin menulis suatu buku, baik fiksi maupun non fiksi, Anda perlu perencanaan dan observasi. JK Rowling menyarankan bagi para penulis pemula untuk merencanakan setiap detail, baik dari segi cerita maupun kepenulisan, agar buku yang dihasilkan tak hanya menarik, tapi juga bisa dipertanggungjawabkan. JK Rowling sendiri dalam membuat buku Harry Potter telah melakukan observasi selama lima tahun untuk menciptakan dan mengembangkan setiap detail dari cerita fantasi tersebut.

Coba Menulis Ulang

Proses menulis ulang sama pentingnya dengan berpikir kembali apa yang telah dituliskan. Proses kreatif ini dilakukan JK Rowling dengan menulis ulang bab pembukaan buku pertamanya hingga 15 kali. Hal ini dilakukannya untuk menemukan plot dan proses kepenulisan yang tepat dan enak dibaca.

Buat Plot Cerita yang Maju Mundur

Plot adalah nyawa dari tulisan fiksi. Untuk menuliskan cerita yang baik, Anda perlu merencanakan plotnya terlebih dahulu. Buat plot yang maju dan mundur, karena hal ini memudahkan Anda untuk mengembangkan kisah cerita selanjutnya. Proses kreatif ini setidaknya dilakukan oleh penulis JK Rowling dalam mencipta serial Harry Potter. Plot juga menjadikan pembaca memiliki perasaan melayang dalam ketidakpastian, yang membuat pembaca menjadi sangat penasaran dengan kisah selanjutnya.

Menulislah dengan Gairah

JK Rowling pernah berkata, “Apa yang Anda tulis menggambarkan siapa Anda, jadi pastikan Anda mencintai apa yang Anda tulis.” Pastikan Anda bergairah dengan apa yang Anda tulis, karena hal tersebut akan menarik pembaca seolah bersama dengan Anda. Saat menulis Harry Potter, JK Rowling sangat mencintai dunia sihir dan sulap, bahakn dirinya benar-benar mencintai semua karakter yang dia ciptakan sendiri dalam serial Harry Potter. []

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Menarik

Kalahnya Udara Dingin dalam Kehangatan Warga Kampung Londok

Halo, aku ingin bercerita mengenai perjalananku menjadi tim desa di Kampung Londok, Desa Sugihmukti. Sebuah kampung terakhir yang merupakan perbatasan antara pemukiman warga dengan...

Information Technology Day (IT Day) : Secuil Pengabdian untuk Masyarakat

Nama saya Idul. Cita-cita saya adalah ustad. *** Sabtu pagi itu semua berjalan seperti biasa, sebagaimana hari-hari yang lain di bulan Maret. Dampak global warming terasa...

Sepuluh Hari di Kampung Laut Nusa Kambangan

Bagaimanapun juga mendapatkan stigma tidaklah menyenangkan, terlebih jika itu bukanlah suatu kebenaran. Dan meski sudah terbukti salah, entah kenapa orang lebih banyak mengingat sesuatu...