Astacala Lintas Alam 8

Related Articles

{nl}

Astacala Lintas Alam 8 (ALA 8) adalah sebuah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Astacala yang ditujukan kepada mahasiswa dan civitas akademika IT Telkom. Selain dimaksudkan sebagai sarana hiburan petualangan, kegiatan ini juga menekankan pada pengabdian masyarakat sebagai bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tujuan Astacala.

ALA 8 ini yang panitianya dimotori oleh anggota muda Astacala Lembah Purnama dilaksanakan di Pantai Santolo – Sanghyang Heulang, Desa Mancahagar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat dari tanggal 10 sampai 11 Oktober 2009.

[more]

{nl}

Astacala Lintas Alam 8 (ALA 8) adalah sebuah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Astacala yang ditujukan kepada mahasiswa dan civitas akademika IT Telkom. Selain dimaksudkan sebagai sarana hiburan petualangan, kegiatan ini juga menekankan pada pengabdian masyarakat sebagai bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tujuan Astacala.
ALA 8 ini yang panitianya dimotori oleh anggota muda Astacala Lembah Purnama dilaksanakan di Pantai Santolo – Sanghyang Heulang, Desa Mancahagar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat dari tanggal 10 sampai 11 Oktober 2009.
Kegiatan yang mengambil tema “Are you Smarter Than Nature?” ini diikuti oleh 85 peserta yang terbagi menjadi 15 kelompok. Dilepas pagi-pagi oleh ketua Astacala di lapangan depan wall climbing, peserta berangkat menuju lokasi diadakannya kegiatan.

Foto pada saat penutupan bersama aparat desa setempat


Kegiatan ALA 8 pertama kali diisi dengan materi edukasi tentang seluk beluk roket dan antariksa di Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional yang ada di lokasi. Setelah edukasi selesai, barulah diisi dengan kegiatan treking menyusuri pantai dan wilayah di sekitar Pantai Santolo dan Sanghyang Heulang. Diselingi dengan games-games menarik di beberapa titik sepanjang perjalanan.
Menurut ketua ALA 8, Angger Tulus Abdillah, dan dipertegas oleh Sondang Oktianingrum, salah seorang Seksi Acara ALA 8, “Are you Smarter Than Nature?” bermaksud bahwa di dalam alam ini kita sebagai manusia hendaknya pintar menempatkan diri, bagaimana beradaptasi, dan memperlakukan alam. Dan bahwa sehebat-hebatnya kepintaran manusia, alam adalah kuasa penuh dari Sang Pencipta. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha bijak di alam dengan pengetahuan yang dimiliki.
Di penghujung acara alias penutupan, dilakukan sebuah kegiatan bakti sosial dalam bentuk pemberian sumbangan pakaian-pakaian layak pakai serta bantuan tunai yang ditujukan untuk pembangunan mesjid yang sempat rusak akibat bencana Gempa Jawa Barat sebulan yang lalu. Selain itu diberikan pula buku-buku pelajaran untuk sekolah dasar yang ada di Desa Mancahagar serta beasiswa kepada enam siswa berprestasi di sekolah-sekolah tersebut. Serah terima bantuan ini diterima oleh Sekretaris Desa Mancahagar Bapak A’ep Saefuddin yang didampingi oleh ketua karang taruna setempat.
Pasca kegiatan di lapangan, peserta ALA 8 masih mengikuti lomba fotografi yang mengambil tema landscape lokasi kegiatan yang pengumuman pemenangnya akan diumukan dalam minggu ini. Berdasarkan pendapat dari beberapa peserta dan panitia, kegiatan ALA 8 ini bisa dibilang sukses dan cukup menyenangkan. Salah seorang peserta bahkan berkomentar bahwa setelah mengikuti ALA 8, ia akan fresh dalam menghadapi ujian di kampus. Selain itu peserta berharap ke depannya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan lagi untuk dapat lebih dekat dengan alam dan berinteraksi sosial dengan lingkungan setempat.
Panitia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut serta membantu secara langsung maupun tidak langsung kegiatan ALA 8 ini. Antara lain : Rektorat IT Telkom; BEM IT Telkom; KSR IT Telkom; Pengurus Desa, Karang Taruna, dan seluruh masyarakat Desa Mancahagar; Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional; Coca Cola; Jonas Photo Studio; dan berbagai pihak yang tidak bisa disebutkan satu-persatu.

Temukan foto-foto ALA 8 di Galeri Foto

More on this topic

Comments

Popular stories

Detik-detik Kengerian

{nl} Detik demi detik kuhitung menunggu waktu tuk turun kedalam lubang sedalam 30 meter…dinginnya malam menemaniku malam itu…dinding entrance gua terlihat rapuh dalam bayangan...

Ekspedisi Astacala ‘Facing Giant Rock’

https://youtu.be/BcuMG5Uo28o Menjadi orang Indonesia pertama yang mencapai puncak Tebing Batu Lawi merupakan kebanggaan tersendiri. Tim berhasil mengibarkan bendera merah putih pada tebing dengan ketinggian ±125...

Indahnya Buka Puasa dan Santunan Bersama 600 Anak Yatim

Berkolaborasi dengan Lembaga Kerohanian Islam Al-Fath, BEM KEMA Telkom University dan DKM Syamsul Ulum, Astacala menggelar Buka Puasa dan Santunan Bersama 600 Anak Yatim di sekitar kawasan kampus Telkom University pada Sabtu (10/06/2017) lalu.