Tim SAR Masih Cari Mahasiswa UGM yang Hilang di Gunung Semeru

Related Articles

{nl}

    Andika Listiono Putra (20), mahasiswa jurusan Administrasi Negara (AN), Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) hilang di Gunung Semeru, Jawa Timur. Sampai saat ini, tim SAR masih melakukan pencarian.

[more]

{nl}

  

Andika Listiono Putra (20), mahasiswa jurusan Administrasi Negara (AN), Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) hilang di Gunung Semeru, Jawa Timur. Sampai saat ini, tim SAR masih melakukan pencarian.

    “Saat ini masih dilakukan pencarian, tim pencari juga sudah berkoordinasi dengan Tim SAR setempat,” kata Kepala Bidang Humas dan Keprotokolan UGM, Suryo Baskoro kepada wartawan di kampus UGM, di Bulaksumur Yogyakarta, Rabu (29/7/2009).

    Suryo mengatakan Andika mengikuti kegiatan pendakian yang dilakukan kelompok pecinta alam Fisipol, Setrayana. Saat ini pihak fakultas, Setrayana masih berusaha mencari informasi yang jelas dari Tim SAR setempat mengenai keberadaan Andika di Gunung Semeru.

    “Laporan sementara dari Tim SAR Kabupaten Lumajang, sudah ada enam pendaki yang selamat, namun Andika kehilangan kontak. Saat ini belum diketahui sebab-sebab Andika hilang di gunung tersebut,” kata Suryo.

    Menurut Suryo, rombongan pecinta alam dari Fisipol UGM itu terkena badai saat menuruni puncak gunung. Laporan kehilangan baru diterima di pos Ranupane pada hari Selasa 28 Juli 2009 pukul 17.00 WIB. Saat ini masih dilakukan pencarian.

    Andika Listiono Putra merupakan mahasiswa tingkat dua angkatan 2008. Dia kuliah di jurusan Administrasi Negara dan merupakan lulusan SMUN 1 Puri, Mojokerto, Jawa Timur.

Kronologi Hilangnya Mahasiswa UGM di Gunung Semeru

    Yogyakarta – Mahasiswa UGM. Andika Listyono Putra, hilang di Gunung Semeru dan hingga kini belum ditemukan. Berikut kronologis nasib naas yang dialami mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisipol) itu.

    Andika melakukan pendakian bersama 6 orang temannya pada 24 Juli 2009. Lima orang anggota tercatat dari KPALH Setrajana-Fisipol UGM dibantu dua partisipan dari luar UGM.

    Lima anggota KPALH Setrajana itu masing-masing, Andri Samad Rambe, Muhammad Iqbal willyanto, Hari Rachmawan, Lazuardhi Dwi Irawan, dan Andika Listyono Putra. Sedangkan partisipan di luar anggota Setrajana adalah, Ade (AKINDO Yogyakarta) dan Aska (Surabaya).

    Menurut Andri yang sekarang sudah berada di pintu masuk pendakian Ranupane, mereka berangkat ke Gunung Semeru 24 Juli pukul 21.00 WIB dengan menggunakan Kereta Gaya Baru Malam.

    Selasa, 28 Juli 2009 pagi, rombongan mencapai puncak Semeru bersama 3 rombongan lain. Cuaca saat itu berkabut dan angin besar.

    Sekitar pukul 09.00 WIB, mereka kemudian turun menuju pos camp di Kalimati dalam kondisi fisik normal dalam satu kelompok. Namun beberapa waktu kemudian Andika Listyono terpisah dari rombongan. Andi dan rombongan terpisah oleh punggungan yang berada di sebelah kanan jalur pendakian.

    Tapi saat itu Andika dan rombongan masih bisa berkomunikasi dengan teriakan. Dikarenakan karena kondisi angin yang ada saat itu cenderung mengarah ke arah rombongan maka suara teriakan dari Andika dapat terdengar oleh rombongan. Namun suara rombongan tidak dapat terdengar oleh Andika.

    Kemudian rombongan segera mengejar Andika dengan menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama kembali ke atas dan menuruni jalur yang dilalui Andika dan kelompok kedua langsung turun dengan maksud memotong jalur yang diperkirakan akan dilalui Andika. Akan tetapi karena kondisi jarak pandang yang pendek dan kondisi medan yang sulit menyebabkan kedua kelompok tersebut kehilangan jejak Andika.

    Kedua rombongan berkumpul kembali di camp Kalimati dan berusaha mencari Andika di sekitar Kalimati. Setelah didiskusikan, rombongan memutuskan untuk membagi menjadi 2 kelompok lagi. Kelompok pertama 3 orang (Hari, Ardi dan Aska) tinggal di camp Kalimati bersama 20 pendaki lainnya dengan tujuan menunggu dan memulihkan kondisi fisik.

     Kelompok kedua (Andri, Iqbal dan Ade) menuju ke Ranukumbolo untuk beristirahat di Ranukumbolo. Sedangkan Andri meneruskan perjalanan ke Pos Pendakian Ranupane untuk melapor.

     Andri sampai di Ranupane jam 17.00 WIB dan Tim SAR langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pencarian Andika dan penjemputan 3 orang yang berada di Kalimati dan 2 orang di Ranukumbolo.

Penulis : (Bagus Kurniawan)
Sumber : detiknews.com

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Menarik

Gunung Slamet 3432 Mdpl

Gambaran Umum Gunung Slamet adalah gunung tertinggi di Jawa Tengah dan kedua tertinggi di  Pulau Jawa dengan ketinggian 3432 mdpl. Secara administratif gunung ini terletak...

Guha dan Kisahnya : Purnama Si Penipu

Pernahkan engkau tersesat di gunung dan dalam hutan ? Dengan situasi ekstrem yang terus melanda? Bahkan dalam situasi dimana persediaan makanan menipis?Tepatnya tanggal 24 Maret 2018 adalah sebuah hari yang sangat aku nantikan. Bagaimana tidak? pada tanggal tersebut akan dilaksanakan Pendidikan Lanjut Astacala Navigasi Darat Gunung Hutan. Disini, kami anggota muda yang baru dilantik akan mengasah kemampuan gunung hutan, baik itu dalam hal navigasi, mendirikan tempat beristirahat yang aman dan  bagaimana memanajemen sebuah perjalanan gunung hutan.

Astacala Gelar Sarasehan Pencinta Alam : Menyelamatkan dan Memulihkan Ekosistem

Pulau Jawa sebagai pulau dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia tanpa kita sadari sedang mengalami krisis ekosistem. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya tersebut, Astacala menggelar diskusi umum dalam kegiatan Sarasehan Pencinta Alam, sekaligus renungan memperingati Hari Bumi Internasional.