Aksi Tanggap Bencana Tsunami Jawa

Related Articles

Astacala News, Bandung – Rabu sore 19 Juli 2006, team kecil dari mahasiswa STT Telkom terdiri dari 3 orang Anggota KSR dan 2 orang Astacala (Jimmy “Kupret” Damanik  dan Safri “Sapi” Mursalin ) berangkat menuju Pangandaran menggunakan mobil operasional STT Telkom (Pick Up). Kawan-kawan ini kemudian segera melakukan koordinasi dengan PMI dan Satkorlak setempat.

Kamis pagi 20 Juli 2006, Sekretariat mendapat pesan singkat dari Kupret bahwa tim sudah siap mendirikan posko beserta dapur umum di Pangandaran, tepatnya SDN 1 Sukahurip dengan jumlah pengungsi sekitar 1000 jiwa. Kawan-kawan juga meminta tambahan tenaga dari Bandung karena di posko ini tak lebih dari 11 orang saja yang siap siaga di lapangan.

Sekretariat Astacala sedang melakukan koordinasi dengan BEM dan DPM STT Telkom serta meminta tambahan SDM dan mobil operasional untuk mengantar kawan-kawan relawan menuju lokasi. Rencananya akan dikirim sekitar 8 relawan lagi. Dan juga telah diperhitungkan untuk ada mekanisme relawan agar performansi dan efektifitas kerja dilapangan tetap maksimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian keberangkatan. Namun sejumlah relawan sudah menyatakan kesiapan untuk berangkat dan menunggu koordinasi selanjutnya. Direncanakan tim berangkat sore ini atau maksimal keberangkatan besok, yaitu Hari Jumat 21 Juli 2006. Hari ini, diperolah informasi bahwa 4 orang lagi personil KSR, Adek dan Nipon siap untuk berangkat. Sementara itu, Jimmi “Jimbo” Piter, Indria Sari “Ipoy” Yolanda, rekan dari Mabase Gunadharma : Kiki dan Otoy juga siap untuk bergabung dan dalam perjalanan menuju Bandung secepatnya.

Selain itu, sudah dilakukan juga koordinasi dengan STT Telkom dan YPT untuk pengajuan suport selama tim ada di lapangan baik berupa fasilitas atau uang tunai. Astacala juga sudah mempunyai kontak dengan team Sekar Telkom dan Wanadri untuk keperluaan koordinasi di lapangan.

Mudah-mudahan segala yang kita lakukan dapat mengurangi sedikit beban saudara – saudara yang tertimpa musibah. Amin! []

Oleh Laili Aidi

Comments

  1. Fix personil yang berangkat dari KSR yaitu Wahyu, Berry, Roni, Boy dan dari ASTACALA Ipoy, Jimbo, lainya : nipon, Otoy, Kiki.
    Yang lain (Adek, Petong, Vio, kemungkinan personil dari BEM / DPM) dijadwalkan berangkat Minggu 24 Juli 2006 untuk menggantikan 4 orang relawan (ipoy, WAhyu, Berry, Boy).
    Hal ini untuk menghindari penumpukan personil pada rentang waktu yang sama + efektifitas kerja.
    salam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Menarik

Pendakian Atap Tertinggi Bumi Pasundan, Langit Biru di Balik Awan Kelabu

Pendakian kali ini menjadi penghujung liburan di semester ganjil yang hanya sebentar. Masih bermain di sekitar Jawa Barat. Puncak tertinggi di Jawa Barat adalah tujuannya.

Diary of Cakar Alam

14 November 2014 upaca pembukaan Pendidikan Dasar Astacala XXIII. Pendidikan Dasar Astacala (PDA) adalah tahap awal yang harus kami lalui sebagai siswa astacala untuk...

Nusa Kambangan, Pulau Seram yang Eksotis

Nusa Kambangan yang merupakan salah satu pulau terluar di negeri kita yang terletak di selatan Pulau Jawa di mana terhampar samudera lepas di sebelah...