Astacala
Sejarah dan Latar Belakang
Belum terjadi perjumpaan fisik. Ketertarikan yang tak terduga antar makhluk yang sejatinya memang sudah ada catatan dari yang punya hidup ini membawa langkah-langkah dalam satu tujuan. Memang aneh cara, media, dan alurnya. Bak awal pertemuan aura-aura membentuk pelangi yang harus dilalui Nawangwulan untuk bertemu Tingkir, seperti rekayasa dalam satu alur cerita yang tidak terduga. Benih sperma dan ovum mencetak bentukan spiritual yang jelas kasat mata namun sangat nyata keberadaan dan effeknya. Astacala, menjadi wadah atau entah sebaliknya, sebagai tempat curahan cinta, keringat, darah, semangat, tangis, air mata, kecewa, sendu.
Astacala adalah Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam di Institut Teknologi Telkom yang merupakan suatu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus ini. Tempat para mahasiswa petualang, pecinta dan penggiat alam bebas berkumpul. Di sini digalang suatu persatuan, dipupuk semangat kebersamaan, dibina mental dan fisik, ditajamkan naluri, nalar, rekreasi, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Astacala berdiri pada tanggal 17 Oktober 1992 di kampus lama STT Telkom, bertempat di Jalan Suci, Bandung. Pengambilan nomor anggota diadakan pertama kali pada tanggal 2 Januari 1993 di Gunung Tangkuban Perahu oleh sepuluh orang yang menjadi cikal bakal terbentuknya angkatan Perintis, yang kemudian dilengkapi menjadi 23 orang pada bulan Desember 1993 di Situ Lembang.
Nama Astacala berasal dari Bahasa Kawi yang berarti gunung di sebelah barat tempat matahari terbenam. Kalimat ini bermakna bahwa Astacala yang berkedudukan di Jawa Barat memiliki keanggotaan sampai akhir hayat.
Visi dan Misi
Visi Astacala merupakan cita-cita dan target jangka panjang yang merupakan arah pengembangan kegiatan-kegiatan dan menjadi acuan evaluasi kerja organisasi
Visi Astacala menjaga dan melestarikan lingkungan hidup dan meningkatkan keterampilan serta kemampuan kegiatan alam terbuka.
Misi Astacala merupakan definisi kegiatan intern maupun ekstern yang harus dilakukan untuk membuka peluang keberhasilan pencapaian visi yang dirancangkan.
Misi intern Astacala meningkatkan kepedulian anggota akan arti penting kelestarian lingkungan hidup sebagai media kegiatan Astacala.
Misi ekstern Astacala mensosialisasikan dan memberdayakan segenap unsur yang ada di luar Astacala baik di dalam maupun di luar kampus IT Telkom untuk mendukung kegiatan kelestarian lingkungan hidup.
Keanggotaan
Sistem keanggotaan Astacala ada tiga. Yaitu anggota biasa, anggota muda, dan anggota kehormatan.
Dalam perkembangannya hingga saat ini Astacala memiliki angkatan sebagai berikut.
- Perintis (1992)
- Honje (1993)
- Sondari (1994)
- Tapak Semangat (1995)
- Api (1996)
- Elang Rimba ( 1997)
- Telapak Bara (1998)
- Pakis Senja (1999)
- Badai Gunung (2000)
- Air (2002)
- Kabut Fajar (2003)
- Angin Utara (2004)
- Mentari Pagi (2005)
- Kawah Asa (2006)
- Jejak Rimba (2007)
- Lembah Purnama (2008)
- Kabut Belantara (2009)
- Angin Puncak (2010)
- Lembah Hujan (2011)
Syarat menjadi anggota Astacala adalah mahasiswa Institut Teknologi Telkom dan mengikuti Pendidikan Dasar Astacala untuk selanjutnya dilantik menjadi anggota muda. Setelah itu anggota muda akan mengikuti Pendidikan Lanjut atau sekolah-sekolah untuk nantinya dilantik menjadi anggota biasa. Sedangkan anggota kehormatan adalah seseorang yang diangkat menjadi anggota Astacala karena jasa-jasanya atau pun hal-hal lain yang telah dipertimbangkan, baik ia berasal dari dalam institusi kampus atau pun bukan.