Diktat Panjat Tebing (Rock Climbing) Astacala – Bagian 9 : Vertical Rescue
continued…. Vertical rescue (Vertical rescue, High Angle Rope Rescue, atau Technical Rope Rescue) adalah bersifat teknis, rescuer harus mengetahui beban kerja yang aman untuk tiap bagian perlengkapan dalam rigging (tali temali), dan mengetahui beban apa yang bekerja pada peralatan tersebut. Lihat bagian lainnya dari dokumen ini : – Bagian 1 : Pendahuluan – [...]
Diktat Panjat Tebing (Rock Climbing) Astacala – Bagian 8 : Lintasan

{nl} Secara umum ada dua aliran teknik pembuatan lintasan yang dewasa ini dapat dianut yaitu : aliran tradisional dan aliran modern.Hal penting untuk diperhatikan dalam dua teknik ini adalah pembuat jalur harus memperhatikan dan mencapai titik akhir sebagai tempat penambatan fix rope atau top rope. Titik akhir jalur dapat dicapai dengan banyak cara, diantaranya dengan [...]
Diktat Panjat Tebing (Rock Climbing) Astacala – Bagian 7 : Teknik Lanjut

Dalam pelaksanaan Rock Climbing semua unsur pengaman bagi pemanjatan baik yang ada pada Climber ataupun yang dipasang di tebing harus menyesuaikan simpul dan tali. Penempatan dari ketrampilan tali – temali ini harus menggunakan simpul yang tepat dan efektif, agar sewaktu ? waktu dapat membantu menolong diri sendiri ataupun orang lain jika diperlukan. [more] {nl} Lihat [...]
Diktat Panjat Tebing (Rock Climbing) Astacala – Bagian 6 : Simpul

Dalam membuat simpul ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu simpul harus mudah dibuat, cepat dikuasai, aman/kuat, mudah dibuka. Menurut penelitian, simpul-simpul memiliki kekuatan relatif. Jika tanpa simpul, kekuatan tali dianggap 100%, maka simpul kambing memiliki kekuatan 70-75%, simpul delapan 75-80%, simpul nelayan 60-65%, simpul nelayan ganda 65-70%, simpul pita 60-70%, simpul pangkal 60-65%, dan [...]
keep looking »