KISAH-KISAH PERJALANAN
| Merayapi Tebing Lawe | ||
“Keberhasilan adalah suatu hadiah dari segala prosesnya”, sepertinya kata–kata itu tertanam di kepalaku untuk perjalanan wajib rock climbing ini. Meskipun gagal mencapai puncak (hadiahnya), tetapi selama menjalani prosesnya sudah didapatkan banyak pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga. Dengan singkat kata, tidak ada sesuatu yang sia–sia dari apapun yang sudah kita lakukan dengan baik. Viva ASTACALA!!! |
||
|
| Serayu di Hati Kami | ||
|
| Geliat Pariwisata Pulau Tidung | ||
|
| Ciampea Cliff | ||
Liputan kali ini berlangsung di daerah perbukitan kapur Ciampea, tepatnya di Kabupaten Bogor. 15 Mei 2010 10.45 WIB, kami tiba di Bukit Kapur Ciampea, Bogor, Jawa Barat. Saat ini kondisi cuaca cerah cenderung terik, panas matahari sangat menyengat. Tebing pun memihaknya dengan memantulkan cahaya silaunya. Tampak kegiatan penambangan kapur di sisi tebing ini. |
||
|
| Fun Climbing di Tebing 90 Citatah | ||
Sudah terlalu lama saya mendekam dengan pekerjaan dan pikiran yang terus
berputar-putar. Sudah saatnya saya merefreshkan kepenatan, dan saya
putuskan mengajak teman-teman di Astacala untuk memanjat di Tebing 90
Citatah, Desa Cipatat, Padalarang, Jawa Barat. Tebing ini terletak di
antara Tebing 48 dan Tebing 125 yang sering kita gunakan untuk berlatih. |
||
|
| Senandung Memori Caving di Nusakambangan | ||
Dalam kegiatan eksplorasi suatu gua kita tidak lagi hanya memfokuskan pada kondisi dalam gua, tapi kita mungkin juga menyentuh kehidupan penduduk disekitar gua itu sendiri, adakah interaksi antara penduduk dengan gua dan sosial budaya penduduk sekitar. Penduduk Nusakambangan barat yang kami temui kebanyakan berasal dari tanah Pasundan sehingga berbahagialah teman-teman yang menguasai bahasa sunda. Penduduknya pun sangat ramah-ramah dan baik hati, pengalaman kami dihari terakhir di Nusakambangan, camp kami kedatangan beberapa warga yang kemudian kami berbincang cukup lama juga. |
||
|
| Just Dive when You Feel Bored with The Land | ||
|
| Sepatah Cerita Borneo (Part 2) | ||
Entah siapa yang bisa disalahkan dari kejadian ini, atau jangan-jangan
ini bukan sebuah kesalahan. Tapi yang jelas dari tontonan televisi aku
sering melihat polisi hutan yang bermodal kecil itu menangkap ratusan
kubik kayu ilegal yang aku yakin itu jauh lebih kecil jumlahnya
dibandingkan yang kulihat ini. Kejahatan pencurian kayu ilegal, tanpa
izin telah merugikan negara. Persetan dengan kerugian devisa negara,
kerugian yang sesungguhnya adalah kita kehilangan harta yang berharga
yang telah ada dengan waktu yang lama hilang dalam sekejap. Pohon itu
tidak tumbuh dalam dua hari seperti kecambah, tapi butuh waktu ratusan
tahun dengan seleksi alam yang luar biasa. |
||
|
<< Previous Next >>















