Escape Over Himalayas

Let talk about everythings here..
User avatar
Bolenk
astacala.org addict
Posts: 568
Joined: Sat Feb 10, 2007 7:48 am
Location: Nomaden
Contact:

Escape Over Himalayas

Postby Bolenk » Wed Nov 02, 2011 7:48 am

"Aku akan melukis wajah ayah di buku catatanku," bisiknya,"supaya aku tidak pernah melupakan ayah dan dapat menemukan kalian kembali suatu hari nanti,ketika aku sudah besar dan kembali ke Tibet."
---
"Keluargaku punya masalah yang cukup besar karena kami tidak pernah memiliki makanan yang cukup"---Tamding
---
"Aku selalu merindukan ibuku dan selalu membayangkannya setiap hari.Ibu selalu berdoa setiap malam dan aku hafal semua isi doanya diluar kepala".--Pema Kecil

***
Buat yang males kuliah,males ngerjain tugas,gak mensyukuri segala kenyamanan kuliah,dan belum lulus-lulus,silahkan baca buku ini.Mungkin akan bermanfaat sebagai motivasi belajar.Lagipula,bukunya gak terlalu tebal kok.

Buku ini diangkat dari kisah nyata,tentang bocah-bocah dataran tinggi Tibet yang ingin bersekolah.Sebuah kisah nyata tentang perjuangan hidup meraih mimpi,tak peduli apapun resikonya.

Dikisahkan,mereka adalah anak-anak kecil yang berasal dari keluarga miskin,bahkan sebagian nya adalah broken home.Mereka adalah Pema,Chime,Dhonup,Dolkar,Tamding,dan Lhakpa.Masing-masing tokoh utama mempunyai masalah sendiri yang memberatkan mereka untuk melanjutkan sekolah.

Disaat kebanyakan anak-anak seusia mereka tengah asik dengan mainannya dan keluarganya,mereka(anak-anak Tibet ini) harus berjuang hidup dan jauh dari keluarga demi sebuah mimpi akan hidup yang lebih baik.Tanpa menyalahkan orang tua,Tuhan,dan tidak juga negara.Mereka tetap berjuang.Sesuatu yang harus digali dan ditiru oleh kita.

Setting ceritanya di dataran tinggi Tibet,mengajak kita untuk melihat Tibet dari sisi yang berbeda.Buku karya Maria Blumencron ini juga mengajak kita untuk melihat tradisi dan gaya hidup masyarakat Tibet yang sederhana dan sangat erat dengan alam.

Judul : Escape Over Himalayas
Penulis : Maria Blumencron
Tebal : 317

"Aku merindukan ibuku.Ibu bekerja begitu keras untuk kami!Ibu adalah orang yang selama ini mempersatukan kami.Dan aku berharap,pada suatu hari nanti aku bisa membuatnya bahagia..."--Chime
Last man standing..

Return to “Sastra”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest