::
::
::
::
::
::
::
::
 
 

Merbabu

letih dan dingin tubuh ini
menjejakkan langkah gontai
menuju tujuh puncak yang begitu panjang
hanya peluh jadi saksi
pendongeng ulung yang kan menceritakan kisah tiada akhir

oh merbabu dimana puncak tertinggimu?

angan seakan jadi raja penyemangat
bersama jabatan tangan si pencinta
tenda-tenda tua pelindung malam
dan secuil api penghangat
aku meniup bara
menapak pada Merbabu

oh merbabu dimana puncak tertinggimu?

ketika malam menjelang
kabut senja pun turun perlahan
hati ini mulai gundah
menanti fajar yang 'kan menuntun hingga singgasana yang ditunggu

padang rumput,
bunga merah,
bukit hijau,
seperti pujangga yang menemukan kekasihnya
banyak syair kan terucap
mengatakan kata cinta yang tiada habisnya

"merbabu, biarkan aku memuji keindahanmu"