::
::
::
::
::
::
::
::
 
 

May Day

Suatu tim beranggotakan orang-orang terpilih dari berbagai disiplin ilmu dibentuk oleh organisasi perdangan dunia pada tahun 2004 lalu. Diharapkan tim ini akan menemukan solusi menyelamatkan ekonomi dunia (menyelamatkan corak ekonomi kapitalisme).
Di workshopnya, Genewa, Swiss, tim bekerja siang malam memenuhi permintaan yang membayar mereka. Singkirkan apa itu hati nurani dan sebangsanya, tim secara profesional bahu membahu mencari tahu bagaimana "menyelamatkan" dunia ini.

Alhasil, akhirnya pengorder menerima hasil kerja tim ini, berupa sebuah proposal "masa depan". Terlepas dari pendahuluan dan basa-basi, ada sebuah catatn yang cukup membuat kepala merinding.
Corak kapitalisme akan berjalan normal bila penduduk bumi maksimal 5 milyar. Saat ini bumi telah menampung lebih dari 6 milyar manusia. 1 milyar manisia dan penambahannya, yang di Indonesia saja 3 juta pertahun, entah dibuang ke mana. Tapi harus disingkirkan.

Peringatan May Day dan demo-demo buruh pendahuluannya terjadi dan akan terjadi terus tanpa akan bisa menemukan titik temu, atau hanya ketemu di lembaran-lembaran rapi sebuah undang-undang yang dilapangan implementasi "entahlah". Akan jadi penghias layar TV, yang makin lama makin membosankan.

Bukan berarti kapitalisme akan menemui ajal dan diganti system lain. Bukankah yang lain (baca:sosialesme/komonisme) telah meninggalkan catatan-catatn kelam tentang kegagalan.

jadi ?

Ikuti saja apa tim "swiss"???