Astacala.org

BERITA ASTACALA

Menjaga Alat Navigasi


     Dalam suatu kegiatan pendidikan dasar, khususnya pada medan gunung hutan, seringkali penulis menemui kejadian dimana siswa pendidikan dasar tidak bisa melakukan navigasi karena kerusakan atau kehilangan peralatannya. Dan mungkin tidak hanya pada pendidikan dasar saja. Dalam melakukan perjalanan kegiatan alam terbuka, ada kalanya peralatan navigasi yang kita gunakan rentan akan kerusakan. Seperti peta yang basah atau sobek, kompas atau alat tulis terjatuh, protaktor yang hilang, dan sebagainya. Apalagi kegiatannya dilakukan dalam kurun waktu yang lama dan cuaca yang tidak bersahabat.

     Berikut ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk menjaga kebersihan dan keutuhan peralatan navigasi yang kita bawa.

1. Lipatlah Peta dengan Benar

     Dalam melipat peta, letakkanlah area yang menjadi tempat kita melakukan perjalanan paling atas dan begitu juga titik-titik acuan yang mungkin akan kita gunakan. Lipatlah bagian-bagian peta yang tidak diperlukan. Sehingga ketika di lapangan dan akan berorientasi, kita tidak perlu lagi melipat dan mencari-cari area tempat kita berkegiatan.

2. Bungkus Peta dengan Plastik Bening

     Bungkuslah peta yang sudah dilipat dengan benar ke dalam plastik bening dan kuat. Pastikan plastik tidak berlubang atau sobek. Usahakan posisi peta di dalam plastik tidak mudah bergeser. Dengan melakukan hal ini kita bisa menandai hasil ploting pada plastik dan meminimalisasi mengeluarkan peta dari plastik ketika di lapangan.

3. Jaga Keutuhan Kompas

     Berikan tali gantungan pada kompas untuk bisa dikalungkan. Sesuaikan pula ukurannya sehingga ketika digunakan kita tidak perlu melepaskannya dari leher, tidak kependekan atau kepanjangan. Jika menempatkan kompas, jauhkan dari benda-benda yang terbuat dari besi. Jaga posisi kompas supaya tidak berayun dan berbenturan dengan benda-benda keras, misalnya kompas bisa kita masukkan ke dalam baju.

4. Gunakan Bolpoin Berwarna

     Gunakanlah bolpoin multiwarna. Untuk peta fotokopian, bolpoin warna hitam tentu akan kurang begitu jelas terlihat. Gunakanlah yang berwarna merah, biru, atau hijau. Atau bawa ketiganya sekaligus. Ada banyak bolpoin yang berisi tiga warna sekaligus di pasaran. Bolpoin bisa juga diikat tali dan dikaitkan ke kantong atau tas kecil. Pastikan pula bolpoin lancar, berisi, dan tidak bermasalah sebelum kita berangkat ke lapangan.

5. Menjaga Alat Ploting (Protaktor, Penggaris, Busur)

     Bawalah alat ploting yang terbuat dari bahan yang elastis dan tidak mudah pecah. Tempatkan tidak berjauhan dari peta. Bisa pula digunakan tali / benang untuk mengaitkannya ke kantong atau tas kecil. Sesuaikan pula ukurannya.

6. Alat Navigasi Lain

     Alat navigasi lain seperti GPS dan altimeter penempatannya hampir sama dengan kompas. Pergunakan tali untuk dikalungkan. Jaga selalu kebersihannya dan pastikan tidak terkena air, lumpur, atau terbentur benda keras.

7. Tempat Menyimpan

     Tas kecil anti air yang dicangklongkan di depan bisa kita gunakan untuk menempatkan alat-alat navigasi ini. Selain memudahkan kita dalam menjangkau, penempatan alat-alat navigasi ini bisa menjadi satu dan tidak terpisah-pisah.

8. Pastikan Selalu Aman

     Berhubung alat-alat navigasi ini cukup kecil dan vital, pastikan selalu setelah selesai istirahat, selesai berorientasi, atau meninggalkan tempat camp, alat-alat ini sudah terbawa.

9. Bisa Membawa Cadangan

     Peta adalah benda yang sangat penting ketika melakukan perjalanan. Jadi tidak ada salahnya kita membawa cadangannya. Benda lain seperti bolpoin dan protaktor juga bisa diperlakukan sama selama masih memungkinkan.

Share/Bookmark

by "e"mo noph @ 10 Feb 2010 03:00 pm
kurang 1 lagi jrot tips nya yang sering bikin ilang...

"jangan di pinjemin ke orang lain" biasanya gampang ilang ilangan

komentar anda:
name:
mail: (optional)

smile:

smile wink wassat tongue laughing sad angry crying 

Untuk menghindari spam, maka fasilitas komentar ini telah dimoderasi. Silakan post komentar anda dan sesegera mungkin kami akan menampilkannya.

Terimakasih.



Kisah Perjalanan
Merayapi Tebing Lawe, posted on 12 Jul 2010
Serayu di Hati Kami, posted on 08 Jul 2010
Geliat Pariwisata Pulau Tidung, posted on 06 Jul 2010
BERITA
Sebuah Pita Hijau untuk Pengingat Kita, posted on 21 Apr 2010
Sekolah Caving Lembah Purnama, posted on 18 Mar 2010
Longsor Ciwidey, posted on 07 Mar 2010
LINGKUNGAN
Peduli Sungai Cikapundung, posted on 13 Apr 2010
Banjir (Lagi) di Dayeuhkolot Bandung (2) , posted on 26 Mar 2010
Banjir (Lagi) di Dayeuhkolot Bandung (1), posted on 26 Mar 2010
Opini dan Artikel
Avatar, Papua, dan SBY, posted on 30 Apr 2010
Renungan untuk Hari Bumi, posted on 19 Apr 2010
Tapa Brata Nyepi, posted on 16 Mar 2010
Kisah Perjalanan
Nirwana Bernama Pulau Banda, posted on 12 Jul 2007
, posted on 30 Jun 2006
, posted on 05 Oct 2005
Serba serbi
Hanging Camp, posted on 13 Jul 2010
Mountain Bike, posted on 13 Jun 2010
Pasar Terapung Di Sungai Barito, posted on 02 Jun 2010