BERITA ASTACALA
Menulis Ala J.K. Rowling
Menulis adalah aktivitas intelektual, bentuk kreativitas berfikir dari setiap orang, bahkan seorang penulis luar biasa lahir di negeri ini pernah berujar,
Aktivitas menulis adalah sebuah bentuk diskusi dengan alam, tuhan dan diri sendiri. Itulah sebabnya karya tetralogi Laskar Pelangi karya anak bangsa Andrea Hirata dapat menyentuh titik kesadaran kita yang paling dalam, karena beliau sendiri dalam wawancaranya pada acara Kick andy menjelaskan bahwa, apa yang dia tulis adalah sebuah pengalaman hidupnya sendiri, sebuah perenungan sekaligus menjadi tokoh di dalamnya.
Lalu, di acara yang sama Putu Wijaya menfsirkan aktivitas menulis Andrea sebagai karya yang lahir dari hati penulisnya, itulah sebabnya bagi siapa saja yang menbacanya akan mendapatkan energi baru, harapan harapan baru, juga kebanggan terbaru sebagai anak Indonesia.
Seorang J.K Rowling dapat duduk dan menulis tanpa bergeming dari tempat duduknya selama enam hingga Dua belas jam sekali memegang pena, sebuah kretivitas menulis yang luar biasa akan melahirkan karya yang luar biasa.
Seorang teman pernah bertanya dan mengingatkanku pada saat bagaiamana susahnya memulai sebuah tulisan, teman itu bertanya: bagaimana caranya memulai menulis sementara saya tidak tahu apa yang harus saya tulis?
Menjawab pertanyaan ini tentunya bukanlah hal yang muda, karena setiap orang berbeda dalam hal bagaiaman menemukan diri untuk bisa menulis.
Saya hanya ingat sebuah buku dari Hernowo yang mengulas tentang Quantum Writing, bahwa dalam proses lahirnya tulisan ternyata ada semacam kekuatan yang mendorong penulisnya, kemudian lahirlah goresan goresan tangan itu.
Bukankah manusia dibekali sejumlah potensi yang sama, yang jika dalam kondisi tertentu akan teraktualkan, seperti itulah jawaban bagi setiap orang yang merasa tak berbakat menulis.
Lantas, kepada teman tadi juga kukatakan, bahwa pengalaman dan kesulitan yang anda hadapi pernah juga kualami dan ada dua hal yang harus kita pahami bersama sama.
1. Menulislah aktivitas orang merdeka, oleh karena itu tulislah apa yang hendak kita tulis secara merdeka. Dalam artian menulislah secara bebas.
2. Tulislah apa saja, dan yang saya lakukan ketika tak kutemukan apa yang harus kutulis adalah saya menulis alasan alasan atau sebab sebab mengapa saya tak bisa menulis, alhasil lahirlah tulisan yang membuat saya yakin bahwa ternyata saya bisa menulis.
Trik, model, dan momentum penulisan setiap orang sangat berbeda beda dan subjektiv bagi setiap orang.
Tak berhenti hanya di Quantum Writing, beliau, Hernowo menjelaskan bahwa untuk meningkatkan kualitas menulis setiap orang di anjurkan untuk membaca buku, buku apa saja. karena dengan demikian kita telah berinteraksi dengan banyak model penulisan melalui karya - karya orang lain. Itulah sebabnya dia kemudian menerbitkan buku saudara kembar dari Quantum Writing yaitu Quantum Reading.
Quantum Writing akan bersinergi dengan Quantum Reading yang suatu saat nanti mempengaruhi jiwa dan kualitas para penulis penulis dalam melahirkan karyanya.
Kecerdasan Imaginatif adalah sebuah bentuk kecerdasan yang telah dibuktikan oleh J.K. ROWLING dalam karya karya fenomenal Harry Potter. Imaginasi luar biasa yang dimilikinya adalah sebuah pembuktian potensi yang tak semua orang dapat mengaktualkanya, tapi di sisi lain semua orang berpotensi untuk melakukanya…
Penulis : Rustan Ambo Asse
Sumber : Kompasiana 2009








