BERITA ASTACALA
| Hanging Camp | ||
Hanging camp merupakan teknik menginap di tebing dengan salah satu tujuannya untuk menghemat waktu dan tenaga dalam pemanjatan. Hanging camp biasanya digunakan pada tebing dengan katagori big wall,
dimana untuk menyelesaikan pemanjatannya dibutuhkan waktu lebih dari
satu hari. Jadi, untuk menghemat waktu dan tenaga dalam pemanjatannya,
pemanjat tidak perlu turun lagi ke bawah untuk menginap di base camp.
|
||
|
| Merayapi Tebing Lawe | ||
“Keberhasilan adalah suatu hadiah dari segala prosesnya”, sepertinya kata–kata itu tertanam di kepalaku untuk perjalanan wajib rock climbing ini. Meskipun gagal mencapai puncak (hadiahnya), tetapi selama menjalani prosesnya sudah didapatkan banyak pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga. Dengan singkat kata, tidak ada sesuatu yang sia–sia dari apapun yang sudah kita lakukan dengan baik. Viva ASTACALA!!! |
||
|
| Serayu di Hati Kami | ||
|
| Geliat Pariwisata Pulau Tidung | ||
|
| Mountain Bike | ||
Pernahkah Anda mencoba membayangkan bagaimana rasanya menuruni pebukitan dengan mengendarai sepeda. Agak mendebarkan dan dibutuhkan keberanian serta perlengkapan lumayan lengkap memang. Namun, jika Anda penggemar adrenalin yang meninggi hingga ke ubun-ubun, olahraga ekstrim ini patut Anda coba.Dengan kecepatan yang bisa mencapai 80 km per jam, turunan tanpa aspal sejauh 800 meter dilibas dalam waktu kurang dari satu menit. Penikmat hobi yang satu ini tentu akan berteriak menyelaraskan diri dengan adrenalin yang berpacu di jantungnya. Mereka umumnya menggemari ini hingga tak bisa lepas pandangan untuk mencoba berbagai pebukitan yang ditemui. Untuk pehobi kelas berat, mungkin dalam satu minggu bisa diluangkan waktu hingga dua hari untuk melintasi pebukitan dengan kecepatan dan kesigapan tangan mengendalikan laju roda sepeda gunung. |
||
|
<< Previous Next >>













